Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Beri Atensi Khusus/ Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim Bahas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kutim

Beri Atensi Khusus/ Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim Bahas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kutim

(1335 Views) Maret 15, 2016 8:42 am | Published by | No comment

Sangatta. Sebagai upaya percepatan dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kutai Timur, saat ini digelar pembahasan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kutim, yang dihadiri langsung Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin. Hadir pula dalam pertemuan ini Danrem 091 Aji Surya Nata Kesuma Brigjen Teguh Arif Indratmoko, Bupati Kutim Ismunandar, Camat di 18 Kecamatan di Kutim serta pimpinan perusahaan perkebunan dan kehutanan di Kutai Timur.

Di dalam arahannya, Pangdam VI Mulawarman mengatakan, bahwa Katim sebenarnya tidak masuk dalam 7 provinsi yang diprediksi rawan kebakaran hutan dan lahan, namun ternyata dalam beberapa bulan terakhir Kaltim khususnya Kutai Timur menjadi salah satu sorotan utama karena bencana kebakaran hutan yang terus terjadi. Bahkan minimal setiap harinya di wilayah Kaltim terjadi 10 titik api yang terbaca di satelit.

Selama 2 minggu melakukan pemadaman api di Kutim, diakui Pangdam bahwa kondisi medan cukup menyulitkan. Namun api tetap harus dipadamkan. Lebih jauh dirinya berharap adanya peran serta dari semua pihak dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,  menghilangkan ego sektoral karena pemadaman kebakaran bukan hanya tanggung jawab BPBD, Pemda, TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab semua stake holder. Hal ini karena Presiden sangat memberikan atensi tinggi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Selain itu adanya panichment kepada kepala daerah yang tidak bisa menangani permaslahan kebakaran hutan.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Safaruddin, memastikan akan menindak tegas pelaku pembakaran lahan dan hutan baik yang dilakukan secara perorangan apalagi yang melibatkan pihak perusahaan di Kaltim. Baik itu perusahaan perkebunan atau kehutanan. Bahkan pada tahun 2015 lalu, sudah ada 26 kasus pembakaran hutan yang ditangani, dengan tersangka terdiri dari 6 perusahaan dan 24 orang tersangka perseorangan. 26 orang sudah dalam proses dan 8 orang tersangka sudah memasuki tahap 2. Sedangkan adanya kebiasaan masyarakat petani di Kutim yan terbiasa membuka ladang dengan cara membakar lahan, Kapolda Safaruddin meminta kepada Bupati Kutim untuk bisa mencarikan jalan keluar terkait kebiasaan masyarakat tersebut agar tidak lagi membakar lahan hanya untuk bercocok tanam.

(voice : Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments