Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dana Desa (DD) Tahap II Terancam Gagal Transfer

Dana Desa (DD) Tahap II Terancam Gagal Transfer

(1711 Views) September 27, 2016 8:35 pm | Published by | 1 Comment

dana-desa

Sangatta. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kutai Timur, belum bisa memastikan apakah defisit anggaran yang terjadi di pusat juga mempengaruhi proses transfer Dana Desa (DD) dari pusat ke daerah. Walaupun memang sempat terdengar kabar bahwa akibat defisit anggaran pusat, Dana Desa (DD) ini terancam dipangkas atau bahkan tidak jadi ditransfer. Menurut Kepala BPMPD Kutim Erlyan Noor didampingi Kasubid Pengembangan Desa Kelurahan dan Lembaga Desa/Kelurahan, Yudieth memang hingga saat ini pihaknya belum ada mendengar kabar bahwa dana desa tahap II batal ditransfer ke daerah akibat defisit keuangan nasional.

Karena tentunya, jika benar bahwa dana tersebut batal di kucurkan, tentu ada surat resmi dari Kementrian Keuangan yang nantinya menjadi dasar bagi BPMPD Kutim memberikan edaran ke tingkat desa. Namun dirinya juga tidak bisa memastikan, apakah surat tersebut benar-benar ada tetapi masuknya ke bagian keuangan Setkab Kutim, karena berkaitan dengan urusan tranfer keuangan.

Dijelaskan Yudieth, memang saat ini dana desa (DD) tahap II seharusnya sudah masuk ke kas daerah (Kasda) Kutim. Namun belum ditransfernya dana desa tersebut juga dikarenakan sebagian besar pihak desa belum memberikan laporan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana desa (DD) tahap pertama. Sehingga wajar saja jika dana desa tahap II tidak kunjung ditransfer pusat karena persyaratannya belum terpenuhi. Sementara yang baru dipenuhi adalah laporan realisasi penyaluran dana desa (DD)ke rekening desa oleh bagian keuangan Setkab Kutim. Kondisi belum dikucurkannya dana desa (DD) tahap II ini bukan hanya dialami Kutai Timur namun seluruh kaltim juga belum ada menerima transferan dana desa (DD).

(Voice : BPMPD Yudieth – Syarat Laporan DD Belum Lengkap)

Lebih jauh dikatakan Yudieth, seharusnya pihak desa melaporkan pertangungjawaban realisasi dana desa (DD) tahap pertama pada bulan Agustus, kemarin. Namun karena desa-desa di Kutim juga baru menerima transfer dana desa tersebut dan mencairkannya pada bulan Juli hingga Agustus kemarin, sehingga mungkin sebagian besar desa juga belum maksimal melakukan serapan dana desa tahap pertama tersebut. Akan tetapi, karena dana desa (DD) tahap pertama ini telah dikucurkan maka otomatis pihak desa juga tetap harus membuat pelaporan realisasi penggunaan dana desa tersebut. Meskipun hal ini juga tidak menjadi jaminan bahwa dana desa (DD) tahap II tetap akan di kucurkan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments