Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kasus DBD Meningkat, RSUD Kudungga Sangatta Rawat 30 Pasien Demam Berdarah Tiap Harinya

Kasus DBD Meningkat, RSUD Kudungga Sangatta Rawat 30 Pasien Demam Berdarah Tiap Harinya

(1063 Views) Februari 12, 2016 8:59 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Tingginya peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kutai Timur, cukup membuat sejumlah rumah sakit (RS) di kota Sangatta kewalahan menangani pasien penderita DBD ini. Salah satunya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta yang setiap harinya rata-rata menerima dan merawat pasien kasus DBD sebanyak 30 orang perhari.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta, dr Bahrani Hasanal mengatakan kasus DBD di Kutim cukup meningkat sejak bulan November 2015 lalu hingga saat ini. Hal ini kemungkinan imbas dari usai kemarau panjang dan masuk musim penghujan, yang menyebabkan perkembangbiakan nyamuk aides agepty menjadi sangat pesat. Terurtama nyamuk ini hidupnya di air bersih yang tertampung pada wadah-wadah seperti baskom, atau bekas gelas-gelas air mineral yang dibuang warga. Tercatat, dari 80 pasien yang dirawat di RSUD Kudungga tiap harinya ada sebanyak 40 persen atau 30 orang pasien yang dirawat adalah penderita demam berdarah. Sementara kasus meninggal dunia akibat DBD sudah ada sebanyak 4 orang sejak November 2015 lalu hingga awal Pebruari tahun ini.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Bahrani, masyarakat harus diberikan pemahaman lebih bahwa penyemprotan atau foging bukanlah solusi terbaik dalam penanganan kasus demam berdarah. Karena foging hanya membunuh nyamuk-nyamuk dewasa, sementara jentik-jentiknya akan tetap hidup dan menjadi nyamuk dewasa, dan kembali menyebarkan virus demam berdarah. Namun masyarakat harus diajak perilaku 3M plus, yakni menguras tempat penyimpanan air, menutup rapat-rapat tempat penyimpanan air, mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat penampungan air sebagai wadah hidup nyamuk aides agepy. Serta perlakuan plus adalah menaburkan bubuk abate dan membersihkan tumpukan baju atau pakaian yang biasanya bergantungan di belakang pintu kamar sebagai tempat nyamuk hinggap dan bersarang. Dengan melakukan 3M plus, diharapkan mampu menekan angka kasus demam berdarah di Kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments