Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pelabuhan Kenyamukan Tak masuk dalam RPJMD Kutim, Dishub Kutim Sebut Misuderstanding

Pelabuhan Kenyamukan Tak masuk dalam RPJMD Kutim, Dishub Kutim Sebut Misuderstanding

(1330 Views) Mei 17, 2016 8:34 am | Published by | 4 Comments

Sangatta. Disebut tidak masuknya kelanjutan pembangunan pelabuhan kenyamukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Timur 2016-2021, Dinas Perhubungan (Dishubkominfo) Kutai Timur, sebut ada salah faham atau “misunderstanding”. Tidak masuknya pembangunan pelabuhan kenyamukan ini terungkap dalam Rapat Paripurna Istimewa tentang Pandangan Umum Fraksi di DPRD Kutim terkait nota pengantar RPJMD Kutim 2016-2021, belum lama ini.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishubkominfo Kutim Fauzie, dikatakan bahwa tidaklah mungkin kelanjutan pembangunan pelabuhan kenyamukan tidak masuk dalam RPJMD Kutim 2016-2021. Hal tersebut karena dalam pembangunannya , pelabuhan kenyamukan sudah memiliki rencana Induk pelabuhan (RIP) di Kementrian Perhubungan. Pihaknya sendiri sudah berulang-ulang melaporkan progres pembangunan dan pengajuan anggaran pembangunan pelabuhan kenyamukan kepada Bappeda Kutim. Selain itu juga, pembangunan Pelabuhan Kenyamukan sendiri sudah direncanakan sejak tahun 2002, silam. Sehingga sangatlah mustahil jika tidak masuk dalam RPJMD Kutim 2016-2021. Bahkan karena ada RIP itu, makanya ada kucuran anggaran dari pusat (APBN) untuk pembangunan pelabuhan tersebut.

Hingga saat ini ratusan miliar sudah dikucurkan dalam proyek pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Antara lain, kucuran anggaran melalui APBN sebesar Rp 65 miliar untuk pembangunan cosway pelabuhan. Kemudian bantuan anggaran dari APBD Provinsi Kalitm sebesar Rp 5 miliar. Sementara melalui proyek multiyears yang dianggarkan melalui APBD Kutim, telah dikucurkan sebesar Rp 200 miliar, serta Rp 47 miliar yang nantinya akan digunakan untuk penyelesaian sisi darat pelabuhan beserta reklamasinya.

Lanjut Fauzie, hingga saat ini progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta tinggal menyelesaikan sisi darat pelabuhan. Dengan selesainya sisi darat serta sudah selesainya jalur tembus ke pelabuhan kenyamukan tersebut, maka pelabuhan ini sudah bisa digunakan. Dengan target 2017, pelabuhan ini sudah dapat digunakan, maka saat ini Dishub mengejar pengerjaannya, sembari meminta agar Dinas PU Kutim dapat segera merampungkan jalur tembus pelabuhan kenyamukan ke jalur 2 ring road kenyamukan. Dengan rampung dan telah beroperasinya pelabuhan kenyamukan tersebut, tentu akan memberi efek besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat Kutai Timur, terutama dalam memberikan kemudahan akses distribusi sembako dan bahan-bahan material yang selama ini didatangkan dari pulau Jawa dan Sulawesi.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

4 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments