Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Siap Kelola Potensi Wisata Bahari dan Kelautan Kutai Timur

Pemkab Kutim Siap Kelola Potensi Wisata Bahari dan Kelautan Kutai Timur

(966 Views) Mei 11, 2016 8:14 am | Published by | No comment

Sangatta. Dengan bentang pantai sepanjang 240 Km2 , tentu saja membuat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki potensi kelautan yang bisa digali, baik sebagai sumber penghasilan maupun menjadi sebuah destinasi objek wisata.  Namun dengan lahirnya Undang-undang (UU) 23 tahun 2014, tentu saja mengkebiri kewenangan pemerintah kabupaten untuk bisa secara maksimal menjadikan potensi wisata bahari dan kelautan ini sebagai sumber pemasukan asli daerah (PAD).

Menurut Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur Kasmidi Bulang, Pemerintah Kutim saat ini sangat siap untuk mengelola potensi wisata bahari dan kelautan yang ada di wilayah Kutai Timur. Mulai dari wisata pantai, seperti Pantai Sekrat dan Pantai Teluk Lombok, juga beberapa pantai lainnya yang belum tergali potensi wisatanya. Belum lagi kekayaan alam bawah laut perairan Kutim seperti terumbu karang, mampu menjadi ekowisata yang mampu mendatangkan keuntungan dan menaikkan sisi ekonomi daerah dan masyarakat. Karena  potensi wisata ini akan mampu menjadi magnet bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tentunya hal ini akan berimbas pada meningkatnya perekonomian masyarakat yang ada di Kutim, jika benar-benar dikelola secara baik dan sesuai aturan.

Terkait adanya UU 23/2014 yang mencabut kewenangan pemerintah kabupaten untuk bisa mengelola potensi bahari dan kelautan ini, Wabup Kasmidi mengatakan bahwa Pemkab Kutim sangat menghargai adanya aturan tersebut. Namun tentunya Pemkab Kutim tetap memberikan dukungan agar potensi yang ada tersebut tetap terjaga kealamiahannya. Selain itu, dinilai masih ada ruang celah bagi Pemkab Kutim untuk bisa mengelola potensi wisata yang ada. Dengan menggunakan anggaran pemerintah pusat dan provinsi, yang peruntukan anggarannya memang langsung mengarah pada pengelolaan kawasan bahari dan kelautan yang ada. Bahkan dengan pola berbagi atau shering antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi dan pusat. Terlebih jika nantinya Peraturan Daerah (Perda) Kepariwisataan Kutim sudah disahkan oleh DPRD Kutim. Sehingga pemerintah Kutim masih optimis mampu mengelola potensi wisata bahari dan kelautan yang ada saat ini.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments