Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tidak Penuhi Plasma Warga, Bupati Kutim Minta 15 Perusahaan Sawit “Nakal” Diberi Sanksi

Tidak Penuhi Plasma Warga, Bupati Kutim Minta 15 Perusahaan Sawit “Nakal” Diberi Sanksi

(1007 Views) Oktober 10, 2016 4:04 pm | Published by | No comment

Sangatta. Bupati Kutai Timur Ismunandar, meminta kepada Dinas Perkebunan Kutim untuk menelusuri 15 perusahaan perkebunan sawit yang hingga kini belum merealisasikan kewajiban plasmanya kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Ismu saat memimpin kegiatan Cofee Morning, tadi padi, bersama seluruh pimpinan dan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahan Kutai Timur.

Bupati Ismu yang ditemui awak media, usai kegiatan mengatakan bahwa dari puluhan perusahaan perkebunan sawit yang kini beroperasi di Kutai Timur, diketahui masih ada 15 perusahaan “Nakal” yang hingga kini masih belum merealisasikan kewajiban mengalokasikan 20 persen dari total luasan areal lahan perkebunan yang dimilikinya untuk kegiatan plasma masyarakat. Dirinya meminta kepada Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim untuk melakukan inventarisir, untuk mengetahui kapan perizinan lahan kelimabelas perusahaan tersebut diberikan serta awal tahun taman mereka. Jika tetap membandel, tentunya tidak hanya sekedar memberikan teguran tetapi pemerintah Kutim juga akan dijatuhi sanksi administrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kutim Ahmadi Baharuddin membenarkan bahwa saat ini ada 15 perusahaan perkebunan sawit yang hingga kini belum memenuhi kewajibannya untuk mengalokasikan 20 persen dari luasan lahan perkebunan miliknya, sebagai kebun plasma masyarakat.

Dikatakan, dari 68 perusahaan perkebunan sawit yang saat ini beroperasi di wilayah Kutim, baru 53 perusahaan yang sudah memenuhi kewajiban plasma mereka. Sementara masih ada 15 perusahaan lagi yang hingga kini masih belum memenuhi kewajiban tersebut. Pada data yang dimilikinya, total luasan perkebunan plasma yang ditargetkan pemerintah Kutim seluas 100.000 hektar, kini luasan perkebunan sawit plasma yang ada di Kutim seluas 80.000 hektar. Bahkan dengan angka tersebut, Kutim berada di posisi teratas se-Kaltim dalam luasan kebun sawit plasma. Namun dirinya masih akan melakukan pengecekan ulang karena data luasan lahan perkebunan sawit yang dimilikinya berbeda dari data yang dimiliki Dinas Tata Ruang (DTR) Kutim yang mengeluarkan izin pengelolaan lahan, khususnya perkebunan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments