Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dishut Bentuk DALKARHUTLA Untuk Atasi Kebakaran Hutan Dan Lahan

Dishut Bentuk DALKARHUTLA Untuk Atasi Kebakaran Hutan Dan Lahan

(4810 Views) Maret 31, 2015 7:09 am | Published by | 320 Comments

SANGATTA- Kebakaran hutan dan lahan merupakan permasalahan rutin yang terjadi setiap musim kemarau hampir di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Provinsi kalimantan Timur (Kaltim) dan tidak terkecuali di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Untuk melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di daerah ini diperluka kerjasama semua pihak. Baik antara pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha yang bergerak di bidang kehutanan, perkebunan dan pertambangan.
Dengan latar belakang tersebut, Dinas Kehutanan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) melaksanakan Pelatihan dan Pembentukan regu Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan (DALKARHUTLA) yang tanggap dan tangguh agar dapat mengatasi berbagai problem tersebut.
“Setidaknya dapat mengurangi tingkat pembakaran hutan dan lahan,” kata Kadishut Idham Edwin, usai membuka pelatihan mewakili Bupati Kutim.
dalkarhutla (2)Edwin menjelaskan kebakaran hutan dan lahan dapat merugikan berbagai aspek. Baik aspek ekonomis, sosial ekologis, politik, kesehatan, hubungan internasional bahkan secara global mempengaruhi perubahan iklim dan pemanasan bumi. Pada tahun-tahun sebelumnya, terutama tahun 2014, dimusim kemarau wilayah Kabupaten Kutim sering terjadi pembakaran untuk keperluan pembukaan lahan oleh masyarakat, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Artinya secara tidak langsung kegiatan negatif tersebut malah merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan dilingkungan masyarakat. Dengan terbentuknya DALKARHUTLA, diharapkan pembakaran lahan dapat berkurang. Selain menanggulangi, DALKARHUTLA diharapkan juga dapat melakukan pencegahan pembakaran lahan.
Kepada seluruh peserta, Edwin meminta agar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan pelatihan. Karena pelatihan tersebut mencakup pelatihan fisik dan mental. Maka dia menginginkan agar peserta dapat menjadikan pelatihan dimaksud sebagai suatu motvasi agar dapat menjadi regu pengendali kebakaran hutan dan lahan yang tanggap dan tangguh. Serta menjadi rimbawan yang cinta pada lingkungan dan pelindung bagi Negara, berkaitan dengan perlindungan terhadap hutan.
Pembukaan pelatihan dihadiri oleh sejumlah undangan antara lain Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK) Erly Sukrismanto, Perwakilan Dinas Kehutanan Kabupaten Paser, Perwakilan BPBD Kabupaten Kutim Junaidi, Sekretaris Badan Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Kaltim Heru Budianto dan Kepala Daops Paser HM Faisal serta Kepala UPTD PKHL Kutim E M Bennie Hermawan.
dalkarhutla (1)Ditambahkan oleh Kepala UPTD PKHL E M Bennie Hermawan, Pelatihan dan Pembentukan DALKARHUT Kutim ini terselenggara berkat kerjasama antara pihaknya dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim serta Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Daerah Operasi (DAOPS) Paser atau biasa disebut Manggala Agni. Kegiatan dilaksanakan selama 7 hari di Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada pertengahan Maret lalu.
“Pelatihan pembentukan DALKARHUT sifatnya masih pelatihan tingkat dasar dan baru dibentuk satu regu dengan jumlah personil 15 orang,” sebut Bennie.
selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang kebijakan DALKARHUT, kelembagaan, ke-Samaptaan (kesiap siagaan), terori dasar DALKARHUT, penanganan pasca kebakaran, pelaporan kebakaran hutan serta pencegahan kabakaran hutan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

320 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments