Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 2 Investor Nasional Minat Lanjutkan Pembangunan PLTGB Kabo Jaya

2 Investor Nasional Minat Lanjutkan Pembangunan PLTGB Kabo Jaya

(601 Views) Juni 27, 2016 8:58 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Setelah mangkrak lebih kurang selama 6 tahun sejak pembangunannya, kini proses kelanjutan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga gas batubara (PLTGB) Kabo Jaya, Kutai Timur, mendapatkan secercah cahaya harapan. Dikabarkan ada dua investor nasional yang menyatakan berminat untuk melanjutkan pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas daya 18 MW tersebut.

Bupati Kutai Timur Ismunandar, saat ditemui awak media mengatakan bahwa saat ini sudah ada dua investor nasional yang menyatakan ketertarikannya dan siap melanjutkan pembangunan PLTGB Kabo Jaya. Dirinya sendiri membuka peluang selebar-lebarnya namun dengan satu syarat. Bahwa pembangunannya kelak tidak menggunakan dana APBD Kutim, sepeser pun. Dan syarat ini disetujui oleh kedua calon investor tersebut.

Bahkan kedua calon investor ini sudah melakukan survei ke PLTGB dan menyatakan bahwa kondisi yang ada saat ini masih layak untuk dilanjutkan pembangunannya. Lanjut Ismu, saat ini Pemkab Kutim hanya menunggu kabar kelanjutan rencana calon kedua investor ini kapan akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Pemkab Kutim.

Jika melihat kedua investor tersebut, dirinya mengaku yakin keduanya mempunyai iktikad baik untuk benar-benar menyelesaikan pembangunan PLTGB Kabo Jaya, yang pernah menjadi memimpi besar masyarakat Kutim untuk dapat merasakan nikmatnya layanan listrik tanpa byar pyet. Jika nantinya dikerjakan, karena tidak mengguanakan dana APBD Kutim, maka pihak investor akan menjual daya listrik mereka kepada pihak PLN.

(Voice : Bupati Ismu – Investor Lirik PLTGB)

Lebih jauh Ismu mengatakan, terkait perkiraan besaran dana yang harus dikeluarkan untuk melanjutkan pembangunan PLTGB Kabo Jaya tersebut, dirinya mengaku tidak tahu dan menyerahkan sepenuhnya kepada investor yang nantinya menangani pembangunan PLTGB. Namun karena sebagian bangunan PLTGB merupakan aset milik PT KTE, maka kemungkinan Pemkab Kutim juga akan mendapatkan sistem bagi hasil namun melalui perusahaan daerah (Perusda)atau badan usaha milik daerah (BUMD).

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments