Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 2016, Pemerintah Berlomba Bangun Fasilitas KEK MBTK

2016, Pemerintah Berlomba Bangun Fasilitas KEK MBTK

(471 Views) Desember 3, 2015 9:56 am | Published by | No comment

Sangatta. Mulai tahun depan, baik Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten Kutim akan berlomba membangun sarana dan prasarana penunjang Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batota dan Trans Kalimantan (KEK MBTK). Pembangunan saat ini dihususkan untuk fasilitas air bersih dan listrik. Otomatis dengan adanya pembangunan ini, bukan hanya Maloy dan Batota saja yang akan menikmati layanan air bersih dan listrik, fasilitas ini juga akan dinikmati oleh kawasan-kawasan yang ada di sekitarnya. Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur Suprihanto didampingi Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Sumarjana.

Dikatakan, saat ini pihaknya sudah bisa memastikan rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA)Kecamatan Kaliorang yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2016 dengan kapasitas 50 liter per detik. Pembangunan IPA ini menelan biaya Rp 17 miliar yang dibiayai APBN. Sementara Pemkab Kutim akan mendukung dengan membangun jaringan pipa air baku dari pengunungan Sekrat ke Kecamatan Kaliorang dengan panjang sekitar 9 km dengan anggaran Rp 18 miliar yang dibiayai melalui APBD II. Sementara lahan untuk pembangunan IPA Kaliorang ini telah disediakan pihak kecamatan dengan luasan 2 hektar.

Ditambahkan Sumarjana, tak mau ketinggalan, pada tahun depan Pemerintah Provinsi Kaltim juga akan mulai membangun IPA di kawasan industri  Maloy untuk menunjang kawasan bisnis terbesar di Asia Tenggara ini dengan Kapasitas 200 liter per detik. Dengan kapasitas besar ini, Pemprov Kaltim berkomitmen akan memenuhi kebutuhan air bersih bagi desa-desa yang ada di sekitar kawasan Maloy. Sehingga saat ini, Kecamatan Sangkulirang yang posisinya ada di antara Kecamatan Kaliorang dan Maloy punya dua alternatif sumber air bersih. Apakah mau mengambil dari kaliorang ataukah dari Maloy.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Sumarjana, Bappeda Kutim dan Bappeda Kaltim akan bersama mengkaji  akses terdekat Kaliorang – Sangkulirang dan Maloy – Sangkulirang. Namun  yang terpenting kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terlayani.  Dengan demikian, pada tahun 2017 atau paling lambat 2018 mendatang,  Pemkab Kutim optimis seluruh desa-desa yang ada di Kaliorang, Sangkulirang dan Maloy akan terlayani air bersih.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments