Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Nyawa Pembangunan Tergantung Pemda Terkait Puskesmas Sangsel Yang Reot

Nyawa Pembangunan Tergantung Pemda Terkait Puskesmas Sangsel Yang Reot

(561 Views) Mei 11, 2015 9:15 am | Published by | No comment

SANGATTA. Keluhan yang dilontarkan Kepala UPT Puskesmas, dokter, staf Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan warga Sangatta Selatan Kutai Timur (Kutim) mengenai Puskesmas pertama yang dijadikan wadah berobat satu-satunya yang dianggap tidak layak lagi, akhirnya mendapatkan jawaban dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim).

Dikatakan Kadinkes Dr. Aisyah, mengenai pembangunan Puskesmas Sangatta Selatan, pihaknya jauh hari sudah mengusulkan agar pembangunannya dapat dipermanenkan.Namun hingga saat ini usulan tersebut belum mendapatkan respon dari Pemerintah Daerah (Pemda) seperti yang diharapkan.

”Kita sudah usulkan pembangunan Puskesmas itu sejak tahun 2014 silam ke Pemda,”ujar Kadiskes Kutim Aisyah, Senin (11/5).

Bahkan katanya, tidak hanya Puskesmas Sangatta Selatan saja yang masuk dalam daftar pembangunan permanen, namun semua puskesmas yang tersebar di 18 Kecamatan di Kutim juga diusulkan secara bersamaan. Selain pembangunan, semua fasilitas baik sarana dan prasarananya  juga salah satu yang di usulkan. Hal ini bertujuan untuk mengejar akreditasi semua Puskesmas yang ditarget pada tahun 2019 mendatang.

”Ada 21 Puskesmas yang kita usulkan agar dipermanenkan. Agar dilengkapi semua failitas pendukungnya. Ini untuk mengejar target akreditasi 2019. Jadi bukan hanya Puskesmas Sangatta Selatan saja, tetapi semuanya,”katanya.

Tidak hanya di Kabupaten saja, lanjutnya, permohonan tersebut juga disebar diberbagai tempat. Yakni di Provinsi da Pusat.”Kita masukin  Provinsi, Pusat, Kabupaten. Kita berusaha di 3 tempat itu. APBD 1,APBD 2 dan APBN,”katanya.

Disinggung kapan dapat direalisasikan, dirinya tidak dapat memberikan jaminan hal tersebut. Namun lagi-lagi dirinya hanya bertumpu pada pemerintah semata.”Kalau pastinya saya tidak tau. Tetapi kalau harapan kita ya akhir tahun ini atau awal 2016. Itu maunya kita. Tetapi semua itu terkantung lagi dari pemda, pusat ataupun provinsi,”katanya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments