Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 3.005 Siswa SMA/SMK/MA Ikuti UN

3.005 Siswa SMA/SMK/MA Ikuti UN

(588 Views) April 4, 2016 1:57 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Sebanyak 3.005 siswa tingkat SMA, SMK dan MA se-Kutai Timur (Kutim) mulai hari ini (4/4) mengikuti ujian nasional (UN) tahun 2016. Pelaksanaan UN tingkat SMA, SMK dan MA ini berlangsung selama tiga hari hingga 6 April mendatang. Mata Pelajaran hari pertama yang diujikan untuk program IPA yakni, Bahasa Indonesia dan Kimia, untuk program IPS, Bahasa Indonesia dan Geografi. Sedangkan program bahasa diujikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Iman Hidayat, UN berbasis komputer berlangsung 4-9 April 2016, sementara untuk pelaksanaan UN secara manual tingkat SMA 4-6 April2016. Mengapa ujian berbasis computer dilaksanakan 6 hari, karena peserta yang berbasis komputer 254 orang sedangkan komputer yang tersedia hanya 100 unit, sehingga harus (dilakukan) bergantian. Mekanisme pelaksanaan UN berbasis computer yakni satu hari ada tiga shift.

Sesuai kesepakatan panitia, hanya SMK 1 Sangatta Utara yang menyelenggarakan ujian berbasis computer. Sedangkan sekolah lainnya melaksanakan UN manual. Diluar itu, Iman juga menjelaskan bahwa saat ini UN tidak lagi dijadikan sebagai alat kelulusan. Siswa baru lulus setelah melalui penilaian prestasi ujian sekolah. Dengan memperhitungkan nilai raport selama 3 tahun dan prestasi lainnya. Seperti attitude (perilaku) dan keterampilan sesuai dengan kurikulum 2013 yang telah diterapkan di Kutim. menurut Iman, UN hanya akan dijadikan sebagai alat ukur pemetaan kemampuan atau posisi daerah dibidang pendidikan di level provinsi maupun nasional. Merupakan bahan evaluasi peningkatan kualitas siswa di daerah. Yang penting kata Iman, bukan hanya nilai siswa, tetapi tingkat kejujuran pelaksanaan ujian juga di evaluasi. Sesuai dengan kurikulum 2013 yang diterapkan di Kutim, penilaian kelulusan siswa dipengaruhi oleh 3 faktor yakni pengetahuan, keterampilan dan attitude, termasuk nilai raport siswa selama 3 tahun. Iman Hidayat menambahkan tingkat kejujuran pelaksanaan UN dapat terpantau dengan sistem yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kecurangan dapat diketahui dengan mengamati pola jawaban peserta UN.

Apabila semua jawaban salah di tipe soal mudah atau hasilnya benar di tipe soal yang sulit, maka dipastikan ada kecurangan. Untuk itu siswa diminta tidak terpengaruh dengan isu beredarnya kunci jawaban dan diharapkan lebih berkonsentrasi pada soal yang dihadapi. Kendati kelulusan tidak ditentukan oleh UN, namun Kadisdikbud tetap menganggap penting kegiatan evaluasi tahunan tersebut. Untuk itu pihaknya terus melaksanakan try out UN. Sebanyak empat kali try out diprakarsai Disdikbud, ditambah satu kali try out di sekolah masing-masing dan sekali tryout nasional. Diharapkan dengan upaya tersebut persiapan hingga hasil UN lebih baik dibanding tahun lalu. Sekedar diketahui UN untuk tingkat SMP/MTs akan berlangsung 9-19 Mei 2016, sedangkan SD/MI mulai 16-23 Mei 2016.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments