Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 3 Anak SD mengkomsumsi oplosan

3 Anak SD mengkomsumsi oplosan

(580 Views) April 30, 2015 8:55 am | Published by | No comment

SANGATTA. Gara-gara mengkomsumsi oplosan tiga serangkai yakni komix, extrajos dan alkohol 70 persen, 13 siswa dasar dan lanjutan harus dilarikan ke puskesmas Sangatta Selatan eks Puskesmas Inpres dan kembali di rujuk ke Rumah Sakit. Namun sayang, satu diantaranya tidak dapat tertolong lantaran kondisinya sudah kritis.

”Untuk tahun 2013, kita menemukan 4 kasus over dosis.Masing-masing, 3 anak SD dan 1 anak SMP. 3 anak SD lainnya dapat terselamatkan dan 1anak SMP meninggal kerena dugaan ngelem. Kemudian, pada tahun 2014, kita kembali menemukan 5 kasusus yang over dosis dan juga semuanya anak SMP.

Sedangkan untuk tahun 2015 kembali seperti semula yakni terdapat 4 kasus anak SMP  yang over dosis karena mengkomsumi minuman oplosan,”ujar Kepala UPT Puskesmas Sangatta Selatan Dr. Suriani bersama Dr. Eko Handoyo, Kamis (30/4) kemarin.

Terjadinya over dosis, karena disebabkan oleh campuran bahan yang berlebihan dan tidak sesuai dengan fungsi bahan yang dikonsumsi. Akibatnya, lantaran dikonsumsi secara terus menerus, maka terjadi intoksikasi (keracunan) menjalar gagal ginjal hingga retensi urin (tidak bisa kencing).

”Tubuh tidak bisa menerima bahan-bahan yang berlainan tercampur jadi satu lalu dikonsumsi. Kalau dipaksakan maka si anak akan keracunan, kemudian berakibat ginjal tidak berfungsi dan terparah tidak bisa kencing. Karena sudah parah, makanya ada anak kita satu yang meninggal,”kata Dr. Eko.

Walaupun bukan sepenuhnya tugas dan wewenang Puskesmas, namun pihaknya juga perlu dan merasa bertanggung jawab dengan perkembangan negatif yang dilakukan oleh anak-anak saat ini. Untuk itu, tak jarang pihaknya juga melakukan sosialisasi bahaya penggunaan minuman oplosan yang terbuat dari komix, extrajos dan alkohol. Tidak hanya itu, seperti ngelem juga salah satu penyebab terparah yang bisa menyebabkan over dosis dan akhirnya meninggal dunia.

“Bahaya minuman oplosan bukan rahasia lagi. Kalau ini terus kita biarkan, maka tentunya akan menjadi malapetaka buat anak-anak kita yang notabene penerus bangsa. Kalau anak kita hancur, maka akan seperti apa negara kita nanti. Untuk meminimalisir hal itu maka kita juga bergerak terus melakukan promosi kesehatan. Baik sosialisasi pencegahan narkoba maupun yang terkecil seperti halnya komix dan ngelem. Ini terus dan rutin kita lakukan,”katanya.

Dia juga mengingatkan kepada anak-anak agar kiranya tidak mengkomsumsi minuman oplosan ataupun ngelem. Karena jelas hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan dan mengancam keselamatan.”Mudahan saja dengan beberapa kasus anak yang sudah over dosis dapat menjadi pelajaran bahwa mengkomsumsi oplosan atau ngelem sangat berbahaya. Dan harapannya lagi bagi orang tua dan anak-anak itui sendirijuga sadar dan dapat berkaca dengan semua kejadian yang ada,”katanya. (eka1014)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments