Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 3 Peristiwa Pencurian dalam 1 Malam, Kerugian Rp 551 juta

3 Peristiwa Pencurian dalam 1 Malam, Kerugian Rp 551 juta

(473 Views) Desember 14, 2015 12:55 pm | Published by | No comment

Sangatta. 3 peristiwa pencurian dalam semalam terjadi di Kota Sangatta Kutai Timur. Senin (14/12) pagi, sebuah rumah di Jalan Yos Sudarso 3 Gang Damai Nomor 63 RT 41 milik Sundoro seorang PNS di bagian Keuangan Sekretariat Kutai Timur,  diketahui dibobol pencuri. Peristiwa pencurian ini baru diketahui pukul 07.30 wita oleh Heni, pembantu rumah tangga (PRT) yang keseharian bertugas mencuci dan membersihkan rumah. Dalam peristiwa tersebut, pencuri berhasil membawa kabur uang Rp 500 juta yang tersimpan di dalam lemari pakaian di dalam kamar tidur korban, setelah sebelumnya berhasil masuk melalui jendela kamar tidur dengan cara mencungkil jendela dan teralisnya. Sementara saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong karena ditinggal berlibur ke Bontang.

Di lain tempat, pencuri juga berhasil membobol sebuah brangkas di kantor Smart Finences Jalan Yos Sudarso 1 Sangatta Utara dan membawa kabur uang Rp 50 juta yang tersimpan dalam sebuah brankas. Pencurian ini baru diketahui pada Senin (14/12) pukul 08.00 wita oleh Abdul, salah seorang karyawan Smart Finencs. Selain membobol brankas, pencuri juga membobol brankas kecil. Namun karena isinya hanya berupa dokumen dan surat bukti kepemilikan kendaraan bermotor  (BPKB) maka tidak diambil. Diwaktu yang sama pula, kantor cabang Grapari Telkomsel Sangatta Jalan APT Pranoto Sangatta Utara juga menjadi sasaran pencuri. Wahyudi, suvervisor Grapari Sangatta, Senin (14/12) pada pukul 07.30 wita menemukan pintu roling door kantornya sudah dalam keadaan terbuka dan sebuah brankas milik Grapari sudah tergeletak di depan teras kantor. Namun tampaknya kawanan pencuri ini sial karena tidak bisa membobol brankas yang diperkirakan berisi uang tunai Rp 20 juta.  Namun dalam peristiwa ini kawanan pencuri hanya menggasak uang  tabungan karyawan yang berisi di dalam celengan dengan jumlah Rp 1,650 ribu.

Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena, mengatakan bahwa saat ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap 3 peristiwa pencurian tersebut. Apakah dilakukan oleh kawanan yang sama atau tidak. Namun untuk peristiwa pencurian di Smart Finences dan Grapari Telkomsel Sangatta diperkirakan dilakukan lebih dari 2 orang pencuri. Karena untuk mengeluarkan dan membobol sebauh brankas dengan berat  diatas 200 kg perlu tenaga lebih dari dua orang.

(voice)

Lebih jauh Kapolres Anang menghimbau kepada warga Sangatta dan Kutai Timur pada umumnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Terlebih saat berlibur meninggalkan rumah, tidak meninggalkan barang berharga apalagi uang dalam jumlah besar di dalam rumah demi keamanan. Ada baiknya perhiasan maupun uang dapat disimpan atau dititipkan di bank.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments