Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 50 Paket Proyek Pengairan Dihentikan

50 Paket Proyek Pengairan Dihentikan

(3609 Views) September 21, 2016 5:41 pm | Published by | No comment

Sangatta. Akibat kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Kutim di akhir tahun ini, dipastikan sejumlah paket pekerjaan terpaksa dihentikan sementara. Seperti di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim yang terpaksa menghentikan sekitar 50 paket pekerjaan bidang pengairan dengan total kontrak sekitar Rp 30 miliar. Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PU Kutim, Abdul Muhir.

Dikatakan, penghentian pekerjaan sejumlah paket proyek pengairan ini tak lepas dari kondisi defisit anggaran yang dialami Kutim. 50 paket pekerjaan ini berskala besar maupun kecil dengan nilai kontrak rata-rata di atas Rp 1 miliar. Sementara untuk proyek penunjukan langsung (PL) yang nilainya dibawah Rp 300 juta, sebagian besar telah selesai dikerjakan dan telah terbayarkan. Proyek-proyek yang terhenti ini terdiri dari proyek drainase, pengairan pertanian dan penanggulangan banjir. Jumlahnya tersebar hampir merata di semua kecamatan di Kutim, namun terbesar berada di Sangatta.

(Voice : PU Abdul Muhir – Penghentian Proyek Pengairan)

Lanjut dikatakan Muhir, akibat penghentian proyek-proyek tersebut, pelaksanaan pembangunan di masyarakat otomatis menjadi terhenti. Seperti proyek pembangunan drainase di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara. Termasuk terhentinya beberapa program pembangunan irigasi pertanian di sejumlah desa di Kutim. Nantinya program-program ini baru akan kembali dilaksanakan jika sudah ada instruksi resmi dari Bupati Kutim, terkait kelanjutan pelaksanaan proyek pembangunan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments