Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 7 Rumah di Dusun Gunung Tehnik Sangatta Selatan Hangus Terbakar, Dini Hari Tadi.

7 Rumah di Dusun Gunung Tehnik Sangatta Selatan Hangus Terbakar, Dini Hari Tadi.

(639 Views) Februari 17, 2016 8:49 am | Published by | No comment

Sangatta. Musibah kebakaran kembali melanda Kota Sangatta. Rabu (17/2) dini hari, kebakaran terjadi di RT 05 Dusun Gunung Tehnik Masabang Ulu Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan. Beberapa keterangan saksi mengatakan bahwa api sudah berkobar pada pukul 01.00 wita dini hari, dan dengan cepat melahap 7 rumah yang ada di lokasi kejadian. Sementara sebuah rumah dengan kondisi masih berdiri namun kondisi dalam rumah hangus terbakar.

Bahkan dalam musibah kebakaran kali ini, nyaris merenggut korban jiwa. Raffa (6) salah satu anak dari korban Rusdi Rasyid (28) dan Musdalifah (24), yang menyewa di rumah M Aziz, diketahui masih tertidur di lantai 2 rumah yang sudah sedang dilahap api. Beruntung dengan kesigapan Alang (22) yang merupakan paman korban, langsung berlari ke lantai 2 rumah diantara kobaran api dan berhasil menyelamatkan Raffa, yang masih tertidur pulas. Raffa kemudian berhasil dikeluarkan dari rumah melalui teras lantai 2 rumah tersebut.

Ketua RT 05 Dusun Gunung Tehnik Sangatta Selatan, Sabran Setar mengatakan bahwa sekitar pukul 23.30 wita, dirinya yang sedang asik menonton tv kemudian mendengar suara ribut dan gadung dari lokasi kebakaran yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya. Terpikir terjadi perkelahian, dirinya pun keluar dan ternyata sudah ada kepulan asap dan kobaran api. Sementara api mulai berkobar besar sekitar pukul 01.00 wita dini hari. Bantuan pemadam kebakaran dari PMK Sangatta Selatan sendiri baru datang setelah 30 menit api berkobar. Namun akibat ada mesin pembagi air mobil PMK yang macet dan membuat suplai air sempat terhenti, menyebabkan proses pemadaman sedikit terhambat dan kobaran api semakin cepat membesar.

Dari data yang berhasil dihimpun, akibat musibah kebakaran ini, 8 KK dan 30 jiwa kehilangan tempat tinggal. Walaupun unit Tanggap Bencana (Tagana) Kutim sudah membangunkan sebuah tenda darurat, namun sebagian besar korban yang masih memiliki sanak famili di sekitar lokasi kejadian lebih memilih tinggal menumpang di rumah keluarga.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Sabran, dirinya sangat berharap segera ada bantuan dari pemerintah Kutim maupun donatur yang mau memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments