Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Aduan Masyarakat Terkait Peredaran Narkoba Meningkat, Lanal Sangatta Perketat Patroli Laut

Aduan Masyarakat Terkait Peredaran Narkoba Meningkat, Lanal Sangatta Perketat Patroli Laut

(673 Views) Oktober 8, 2016 5:53 pm | Published by | No comment

????????????????????????????????????

Sangatta. Keberhasilan jajaran Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Sangatta dalam membekuk pengedar obat-obatan berbahaya yang masuk melalui jalur laut Tanjung Mangkalihat Kecamatan Sandaran, belum lama ini, menunjukkan bahwa saat ini aktifitas peredaran narkoba dan kegiatan illegal lainnya mulai meningkat di wilayah perairan laut. Hal ini dimungkinkan, para pelaku pengedar narkoba ini berfikir jika aktifitas illegal atau peredaran narkoba dilakukan melalui jalur darat, mereka pasti tersekat oleh aparat kepolisian. Sehingga kini mencoba-coba melalui jalur laut. Demikian diungkapkan Komandan Lanal (Danlanal) Sangatta, Letkol Laut Donny Suharto.
Diakui Donny, saat awal dirinya bertugas di Lanal Sangatta yang menjadi keluhan masyarakat adalah maraknya bom ikan di laut. Setelah ditangani secara intensif, kini sudah lebih dari setahun belakangan, kasus bom ikan tidak pernah terjadi lagi. Sementara, saat ini yang menjadi aduan masyarakat adalah mulai maraknya peredaran narkoba khususnya di daerah pesisir Kutim. Kuat dugaan narkoba ini masuk melalui jalur laut.
Karena itu, pihaknya semakin rutin melaksanakan patroli laut untuk mencegah kegiatan illegal dan peredaran narkoba khususnya di wilayah laut. Sesuai prosedur standar pemeriksaan di laut, tidak hanya kapal-kapal barang yang diperiksa, tetapi termasuk kapal pasar malam, kapal pasir, hingga kapal batu bara. Hal ini semata-mata untuk mencegah terjadinya kegiatan illegal dan memutus mata rantai peredaran narkoba yang mungkin masuk ke wilayah Kutai Timur melalui jalur laut.
(Voice : Danlanal Donny – Perketat Patroli Laut)
Sebagaimana diketahui, baru-baru ini jajaran Lanal Sangatta berhasil membekuk dan menggagalkan peredaran obat-obatan berbahaya yang akan masuk ke perairan laut Kutim melalui pelabuhan Tanjung Mangkalihat Kecamatan Sandaran. Ariandi (19) warga Desa Lombonga, Sulawesi Tengah, Senin (3/10), diamankan anggota Lanal Sangatta yang bertugas di Pos AL Tanjung Mangkalihat dengan barang bukti berupa obat-obatan berbahaya yang disinyalir masuk dalam daftar G atau obat keras yang berjumlah 1.940 butir, yang dibagi dalam 47 paket kecil isi 20 butir dan siap edar, serta 1 paket besar utuh. Diketahui, bahwa obat-obatan berbahaya ini  yang  masuk dan diselundupkan dari wilayah Palu, Sulawesi Tengah dan kemudian akan diedarkan di wilayah Kutim dan Berau.
Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments