Menu Click to open Menus
Home » Hukum » Aksi Damai, Ratusan Buruh Penuhi Kantor DPRD

Aksi Damai, Ratusan Buruh Penuhi Kantor DPRD

(490 Views) Mei 1, 2018 7:39 pm | Published by | No comment

Sangatta – Hari Buruh Nasional atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei, berlangsung tertib dan aman di Kutai Timur, ratusan buruh tumpah di gedung DPRD Kabupaten Kutai Timur, untuk menyampaikan aspirasinya.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kutai Timur tersebut, mengawali convoi mereka dari markas PPMI di Jalan Sulawesi, Sangatta Utara dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat, sambil membawa bendera serikat langsung menuju gedung DPRD Kutim. Disambut Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi didampingi Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Kapolres Kutim, AKBP. Teddy Ristiawan, Komandan Kodim 0909 Sangatta, Letkol Inf. Kamil Bahren Pasha beserta perwakilan instansi terkait.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan buruh bersama dengan para perwakilan Pemerintah Kutai Timur, duduk bersama untuk mencari solusi dari keluhan-keluhan yang disampaikan oleh para buruh.
Dalam orasinya, Ketua PPMI Kaltim, Jasmin menyampaikan masih terdapat perusahaan upahnya dibawah upah minimun, terdapat perusahaan di Kaliorang dan Kaubun tidak dipedulikan BPJS, selain itu ada jam lembur dua belas Jam namun dihitung delapan Jam, selain itu masalah Outsourcing, upah merah, serta ada beberapa perusahaan menerima karyawan tetap dari luar, sedangkan banyak putera puteri asli Kalimantan yang banyak mencari pekerjaan, namun tidak diterima perusahaan. Selain itu larangan beriserikat masih terjadi di beberapa perusahaan. Untuk itu menurut Jasmin, PPMI memperjuangkan nasib-nasib buruh di Kutai Timur.

Dikesempatan tersebut Ketua PPMI Kutai Timur, Nanang Gufrani juga menyampaikan persoalan buruh, Ia meminta agar Perda Outsourcing direalisasikan, untuk menertibkan Praktek Outsourcing yang salah. Selain itu masih ada larangan berserikat, contoh Ketua yang vokal dimutasi atau bagaimana caranya bisa di PHK.
Menanggapi hal tersebut Kasmidi menyampaikan untuk masalah Outsourcing, Pemkab Kutim ingin peraturan jelas, dengan rencana pembuatan Perda Outsourcing. Ia meminta PPMI untuk membuat draft, dan selama tidak melanggar aturan, maka akan dihimpun dalam Peraturan Daerah (Perda). Perda akan dikoreksi oleh Pemprov Kaltim.

Ratusan buruh yang ikut dalam aksi damai tersebut, berasal dari berbagai perusahaan di delapan belas kecamatan di Kutai Timur.

Voice : Khusnul Khotimah

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in: ,

No comment for Aksi Damai, Ratusan Buruh Penuhi Kantor DPRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.