Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Aliran – Aliran Sempalan Mulai Masuk, FKUB Kaltim himbau Waspada

Aliran – Aliran Sempalan Mulai Masuk, FKUB Kaltim himbau Waspada

(509 Views) Agustus 30, 2016 8:53 am | Published by | No comment

Sangatta – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur Asmuni Ali mengatakan sebagai tugas dan menjadi program-program FKUB Provinsi Kaltim yakni  saling menyampaikan permasalahan atau bertukar informasi kepada FKUB Kabupaten/Kota. Dia menjelaskan walaupun sebenarnya hubungan komando tidak ada, FKUB memiliki otonomi tersendiri tetapi diwajibkan untuk berkomunikasi dan berkonsultasi. Untuk itu dirinya dan Pengurus FKUB Kaltim pada Selasa (30/8/16) hari ini pagi tadi berkunjung Kabupaten Kutai Timur dalam rangka melaukan koordinasi dengan pengurus FKUB Kabupaten Kutai Timur.

Dalam kesempatan itu, Asmuni Ali mengungkapkan sebelum berkunjung ke Kabupaten Kutim pihaknya diundang Kapolda Kaltim untuk melakukan pertemuan dan hasil pertemuan tersebut sepakat untuk  membentuk Fokus Discution mengenai aliran radikalisme dan intoleransi. Yang selanjutnya akan melakukan diskusi bagaimana upaya untuk menanggulangi atau membatasi ataupun mencegah aliran-aliran yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan Kalimantan Timur.

Lebih lanjut, Asmuni Ali menambahkan bahwa memang telah diprediksi oleh ahli-ahli kerukunan, kedepan ini kita masih banyak tantangan terutama, secara internal keagamaan. Hampir semua agama mempunyai aliran-aliran sempalan atau aliran-aliran yang menyimpang dan ini tidak mustahil juga akan menjurus kepada yang bersifat radikal yang kebanyakannya akan mengganggu ketertiban. Jadi aliran-aliran sempalan ini, yang menurut fokus discution seperti di Samarinda, Bontang dan beberapa tempat lain sudah ada diindikasikan kelompok-kelompok yang mengarah kepada radikalisme. Untuk itu, Kapolda Kaltim mengharapakan kepada semua FKUB harus waspada dan saling berkoordinasi karena masalah radikalime tidak hanya diatasi oleh satu instansi saja namun semua elemen masyarakat termasuk FKUB. Paling tidak kita mengetahui indikasi kelompok itu siapa pimpinannya sekaligus mencari jalan keluar yang mengatasi dan umat tidak terbawa-bawa.

Kedua secara eksternal dengan globalisasi sekarang ini tidak mustahil apalagi sekarang ditimur tengah gejolak-gejolak sesama umat islam dan hal ini sudah bisa memberikan inspirasi bagi kelompok-kelompok tertentu untuk berbuat yang sama, malah sekarang sasarannya adalah Indonesia. Tetapi dikatakan, karena ada kerukunan umat beragama sehingga mereka sulit untuk mempengaruhi umat beragama dan sekarang sasaran adalah internal dan ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama.

Voice Ketua FKUB Kaltim_Asmuni Ali

Ketiga secara relasi-relasi atau hubunga-hubungan teruma pendirian rumah ibadah yang diindikasikan rentan untuk tidak rukun. Berikutnya adalah penyerangan agama seperti contoh di gereja Khatolik di Medan ada upaya untuk melakukan boom bunuh diri namun berhasil digagalkan. Asmuni menambahkan banyak kejadian-kejadian luar di Kaltim yang dapat diambil contohnya sehingga tidak terjadi di Kaltim. Memang tantangan kerunanan umat beragama diprediksi sangat banyak karena kerukunan itu dinamis.

Oleh karena itu kesempatan tersebut Dia mengungkapakan ada program penguatan kerukunan umat beragama, FKUB  harus dikuat terlebih dahulu. Salah satunya untuk penguatan kerukunan umat beragama Asmuni mengatkan paling tidak  harus menginventarisasi tokoh-tokoh umat masing agar bisa meningkatkan upaya-upaya dalam rangka pencegahan radikalisme.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments