Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Anggaran Pilkada 2015 Dibahas Total Anggaran Capai Rp 100 Miliar KPU Butuh Dana Separuhnya

Anggaran Pilkada 2015 Dibahas Total Anggaran Capai Rp 100 Miliar KPU Butuh Dana Separuhnya

(539 Views) April 7, 2015 10:38 pm | Published by | No comment

SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai menggelar rapat persiapan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) yang rencananya dihelat 9 Desember 2015 ini. Rapat yang melibatkan unsure Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim, Kesbangpol, forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) dan instansi terkait ini digelar di Ruang Ulin, Kantor Bupati, Senin lalu.
Dalam rapat awal yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Ismunandar ini dibahas sejumlah hal, terutama masalah anggaran untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada dari APBD Kutim. Menyesuikan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang. Serta surat edaran Mendagri yang menyebut bagi daerah atau Kabupaten/Kota yang belum mengalokasikan dananya untuk Pilkada, bisa menyediakan lebih dulu.
pilkada (2)Pada rapat tersebut, Sekkab mempersilahkan Kepala KPU Kutim Fahmi Idris untuk mempresentasikan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pilkada. Dalam penjelasannya, khusus anggaran yang dibutuhkan oleh KPU Kutim sebesar kurang lebih Rp 49 miliar.
“Untuk melaksanakan Pilkada Kutai Timur KPU membutuhkan dana sebesar Rp 49.996.353.400 atau mendekati angka Rp 50 miliar,” kata Fahmi Idris.
Dia mengatakan anggaran sebesar Rp 49.99 miliar lebih itu, dialokasikan untuk honorarium dan uang lembur sebesar Rp 22.149 miliar lebih. Berikutnya digunakan untuk pembelian atau pengadaan barang dan jasa sekitar Rp 27.847 miliar. Estimasi anggaran yang disusun sesuai dengan Permendagri Nomor 44 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 57 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Dana Hibah Pilkada.
Sekkab pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa langkah Pemkab Kutim sebenarnya telah menganggarkan sebesar Rp 100 miliar. Penganggaran dana dimaksud memang untuk event pilkada dan merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu.
“Belum adanya kepastian anggaran pilkada dalam APBD perubahan menjadi pertimbangan perlunya dana taktis. Rincian anggaran (yang disiapkan) RP 100 miliar merupakan usulan KPU sebesar Rp 50 miliar, Panwaslu Rp 25 miliar. (pengamanan) Polres Kutim Rp 8 miliar, Satpol PP Rp 3 miliar, Kebangpol Rp 4 miliar. Hanya TNI yang belum dapat diusulkan penganggarannya karena masih dalam proses penyusunan,” jelas Sekkab.
Dijelaskan pula oleh Ismunandar, bahwa dana taktis tersebut sengaja dianggarkan menyikapi perubahan jadwal pilkada yang semula digelar 2018, ternyata dipercepat ditahun 2015 ini. Sehubungan hal itu, Pemkab pun meminta KPU untuk menjelaskan kebutuhan anggaran Pilkada. Agar selanjutnya usulan anggaran dapat disampaikan ke tim anggaran untuk dibahas.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments