Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Anggota Polres Diminta Berikan Contoh Disiplin Berlalu Lintas

Anggota Polres Diminta Berikan Contoh Disiplin Berlalu Lintas

(16321 Views) Maret 6, 2016 12:11 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas, jajaran Polres Kutim menggelar operasi simpatik sesuai instruksi Mabes Polri. Apel kesiapan pasukan di Halaman Mapolres Kutim 1 Maret 2016 lalu menandai dimulainya operasi dimaksud.

Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko usai apel menekankan kepada seluruh anggota Polres Kutim agar memberikan contoh kedisiplinan didalam maupun diluar KTL. Dengan menggunakan kelengkapan berkendara, sehingga edukasi dan tindakan yang diberikan tidak menimbulkan kontrofersi. Dia mengaku jika melakukan edukasi dan tindakan tertib lalu lintas, akan tetapi di jajaran Polres sendiri melakukan penggaran. Hal ini jangan sampai terjadi, nantinya masyarakat justru tidak simpatik.

Operasi Simpatik yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian bukanlah untuk mencari-cari kesalahan pengendara, tapi untuk menegakkan aturan lalu lintas. Sebab diyakini bahwa pelanggaran lalu lintas merupakan awal dari kecelakaan dan kejahatan dijalan. Untuk itu pengendara harus melengkapi dokumen kendaraan bila tak ingin terjaring razia. Selain itu, kelengkapan kendaraan seperti dua kaca spion dan lampu utama juga akan menjadi perhatian petugas. Sementara pengendara roda empat harus memastikan diri selalu memakai sabuk pengaman dengan baik. Operasi ini juga menjadi tindakan preventif terhadap perilaku-perilaku kejahatan. Penertiban dimulai dengan pemeriksaan dokumen-dokumen seperti SIM dan STNK yang wajib dibawa setiap pengendara.

APEL SIMPATIK POLRESSSedangkan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Condro Kirono dalam amanat tertulis yang dibacakan Kepala Polres (Kapolres Kutim) AKBP Anang Triwidiandoko mengatakan, operasi simpatik ini bertujuan mengoptimalisasi kawasan tertib lalu lintas (KTL) guna menciptakan tertib marka, rambu, parkir dan penggunan jalan, yang ditangani secara terkoodinasi dan terprogram. “Sasarannya adalah sebagai percontohan secara berkesinambungan. Petugas penegak hukum diharapkan konsisten menjalan tugas penertipan, penegakan hukum dan pengawasan berlalu lintas. Serta mengintensifkan kegiatan pengaturan penjagaan, patroli bersama pemangku lalu lintas dan angkutan jalan sesuai dengan kondisi,” jelas Kakorlantas.

Operasi Simpatik 2016 dilakukan serentak diseluruh Indonesia selama 21 hari termasuk di wilayah Kutim. Dimulai hari 1 sampai 21 Maret 2016. Dengan tujuan utama untuk menciptakan dispilin Nasional dan mengoptimalkan KTL. Dalam apel tersebut Kaplores Kutim AKBP Anang Triwidiandoko juga melakukan pemeriksaan pada masing-masing pasukan mulai dari anggota Satlantas, patroli roda dua dan roda empat.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments