Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ardiansyah Sulaiman Menegaskan Persoalan Pengelolaan Keuang Berlarut-larut Dan Tidak Diindakan Maka Ranah Hukum Akan Masuk

Ardiansyah Sulaiman Menegaskan Persoalan Pengelolaan Keuang Berlarut-larut Dan Tidak Diindakan Maka Ranah Hukum Akan Masuk

(1212 Views) September 15, 2015 7:20 am | Published by | No comment

Sangatta – Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah dan Penegakan Hukum dilaksanakan dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur selama satu oleh Badan Pemiksaan Keuangan Republik Indonesia dan Polda Provinsi Kalimantan Timur melalui Inspektorat Wilayah Kabupaten Kutai Timur bertempat di ruang Meranti Kantor Bupati pagi tadi selasa (15/9/15)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan RI Provinsi Kalimatan Timur Sri Haryoso Sulianto, Kasubdit Tipikor Polda Kalimantan Timur AKBP Ahmad Sulaiman dan jajarannya, Ketua DPRD dan anggota, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Ketua Pengadilan Agama, Para Asisten, Para Staf Ahli, Staf Khusus, Para Kepala SPKD/Badan Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur, seluruh camat sekabupaten Kutai Timur dan tamu undangan lainnya.

Bupati Kutai Timur dalam sambutan mengatakan ada dua kata kunci yang dapat diambil dari judul sosilisasi itu yakni peningkatan akuntansi pengelolaan keuangan dan penegakan hukum terkait dengan pengelolaan keuangan, dimana dua hal tersebut jika didalami Dia yakin kedepan akan akan lebih baik karena selalu bergembar antara pengelolaan dan penegakan hukum.

Bupati dalam kesempatan tersebut meminta kepada semua SKPD di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur tanpa terkecuali, agar betul-betul memberikan pandangan yang pas, terhadap kegiatan tupoksi atau tugas pada masing-masing wilayah kerja terutama dalam kerangka terkait dengan pengelolaan keuangan.

Ardiansyah nenegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kutai Timur sudah banyak mendapat arahan terkait dengan saran, langkah yang harus laukukan. Meskipun demikian diakuinya masih ada beberapa hal yang belum sesuai dengan arahan/saran dari dokumen yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut Dia menegsakan bahwa ada komitmen yang sudah berlaku antara BPK RI, Polda Provinsi Kaltim,Bupati/Wali Kota Se-Kabupaten Kutai Timur terkait dengan pengelolaan Keuangan dan penegakan Hukum

Ardiansyah mengungkapkan salah satu komitmennya adalah pada saat persoalan pengelolaan keuang masih berlarut-larut dan bahkan tidak diindakan maka ranah hukum akan masuk. Dengan kata lain pada saat intruksi perbaikan sesuai dengan alokasi waktu yang diberikan dalam hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan sebagainya, yang biasanya diberikan waktu selama dua bulan, maka dalam kurun waktu dua bulan harus ada progres perbaikan yang maksimal terhadap hal-hal yang terjadi dari pengeluaran keuangan dari Instansi masing-masing.

Voice

Lebih lanjut Ardiansyah meyakini bahwa tidak ada orang yang mau terseret dalam persoalan pengelolaan keuangan , sementara itu Dia tidak mengakui bahwa dari hasil semua pekerjaan pasti ada hambatan-hambatan atau kesulitan-kesulitan, tetapi sesulit apapun pekerjaan maka harus tetap memaksimalkan pekejaan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments