Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ardiansyah Tinjau Kebakaran Di Teluk Pandan Sekolah Yang Terbakar Dibangun Lagi 2016 Siswa Masuk Sekolah Pagi Dan Siang

Ardiansyah Tinjau Kebakaran Di Teluk Pandan Sekolah Yang Terbakar Dibangun Lagi 2016 Siswa Masuk Sekolah Pagi Dan Siang

(435 Views) April 19, 2015 1:51 pm | Published by | No comment

SANGATTA. Musibah terbakarnya beberapa bagian gedung SD 001 Kecamatan Teluk Pandan Senin pekan lalu mendapat perhatian dari Plt Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Terbukti, usai menerima kabar terbakarnya bangunan sekolah dimaksud, Ardiansyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Iman Hidayat keesokan harinya langsung melakukan peninjauan. Guna melihat kondisi sekolah pasca kebakaran. Terlihat pula mendampingi Ardiansyah diantaranya, Anggota DPRD Kutim Burhanuddin, Camat Teluk Pandan Syafruddin, Kabag Humas Muchtar, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menegah Dia dikbud Daud, Kepala Desa Teluk Pandan,Kapospol, beberapa anggota organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat setempat.
kebakaran-sekolah3Plt Bupati Ardiansyah Sulaiman disela-sela peninjauan menyatakan keprihatinannya terhadap musibah yang terjadi. Dia mengajak segenap pihak untuk menjadikan cobaan ini sebagai pelajaran, agar tidak terjadi lagi dikemudian hari.
Sebagai langkah antisipasi, Ardiansyah lantas memerintahkan kepada Camat untuk segera membuat permohonan pengadaan mobil pemadam kebakaran ke Pemerintah Kabupaten. Pasalnya, hingga kini Kecamatan Teluk Pandan belum memiliki tim beserta unit pemadam kebakaran. Alhasil pada kebakaran Senin lalu, untuk menjinakkan api harus melibatkan unit pemadam kebakaran dari wilayah terdekat, yakni Pemkot Bontang.
“Saya kira penting Pemerintah Kecamatan Teluk Pandan bisa memiliki unit pemadam kebakaran. Segera saja diusulkan (pengadaan unit pemadam kebakaran) kepada Pemerintah Kabupaten,” pinta Ardiansyah kepada Camat.
Terkait rencana pembangunan ulang gedung sekolah yang terbakar, menurut Ardiansyah Sulaiman kondisinya cukup parah. Oleh karena itu tidak mungkin pihak Pemkab Kutim  memaksakan alokasi anggaran pada APBD-P. Alasan lain, tidak mungkin pula dipaksakan perbaikan atau pembangunannya dalam waktu sekitar tiga bulan pada akhir tahun nanti. Dengan begitu, pilihan yang paling mungkin dilakukan adalah membangun kembali gedung sekolah yang terbakar dengan anggaran baru ditahun 2016 nanti.
Ditambahkan oleh Mendikbud Iman Hidayat, pada rencana pembangunan gedung sekolah ini nantinya hanya mengganti bangunan yang terbakar saja dan tidak diprogramkan penambahan gedung baru.
“Tidak ada penambahan gedung baru. Hanya mengganti gedung yang terbakar, dilokasi yang
sama. Kemudian penambahan di dalam lokasi areal sekolah ini tidak ada, kecuali merehab yang terbakar, karena baru beberapa waktu yang lalu diresmikan sekolah di areal yang sama,” jelasnya.
Sementara untuk perumahan guru yang terletak di tengah-tengah areal sekolah, rencananya akan dipindahkan kepinggir area sekolah. Sehingga sejajar dengan fasilitas dan gedung
sekolah lainnya. Sedangkan untuk rutinitas belajar mengajar nantinya menyesuaikan dengan ruang kelas yang ada. Apabila kelas terbatas, maka sebagian siswa akan diatur masuk siang. Sehingga proses belajar tidak terputus.
Ditempat yang sama, Kabag Humas Muchtar yang turut dalam kunjungan kerja Plt Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah  Kota Bontang yang membuktikan kerja sama baik sebagai daerah tetangga. Perlu diketahui menurut saksi mata, musibah kebakaran terjadi pada pukul 22.00 wita. Kemungkinan besar terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Musibah kebakaran sempat menghanguskan 3 ruang kelas, lemari alat praga belajar mengajar di setiap ruangan, serta berikutnya membakar 2 toilet.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of