Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Bakar Lahan Masih Diperbolehkan, Asal Penuhi Ketentuan dan Dibawah 2 Hektar

Bakar Lahan Masih Diperbolehkan, Asal Penuhi Ketentuan dan Dibawah 2 Hektar

(159 Views) Oktober 26, 2018 9:15 am | Published by | No comment

 Sangatta – Sosialiasi pencegahan pembukaan lahan dengan cara membakar terus dilakukan, meski begitu, ada ketentuan yang memperbolehkan pembukaan lahan dengan cara membakar, namun dengan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu, demikian yang disampaikan Koordinator Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan BKSDA Kaltim, Heru Budianto, dalam sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan kerjasama antar stakeholder, yang digelar Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Timur, di Ruang Pelangi, Hotel Victoria, Sangatta Utara, Kamis, 25 Oktober.

Seperti diketahui,larangan pembukaan lahan dengan cara membakar sudah diatur dalam Undang-undang, bahkan sudah ada sanksi berupa dendan dan kurungan penjara, yang ditentukan bagi pelakunya. Namun menurut Heru ada aturan lain yang mengatur diperbolehkannya membakar lahan, hanya saja dengan perijinan dari Kepala Desa hingga ke Bupati.

Diperbolehkannya pembukaan lahan dengan cara dibakar harus mendapat izin terlebih dahulu, permohonan juga tidak boleh diajukan oleh perorangan masyarakat, namun harus masyarakat hukum adat, yang sudah terbentuk. Selain itu ketentuan lain yang harus dipenuhi, yakni peruntukan pembukaan lahan tersebut, seperti jenis tanaman yang ditanam selanjutnya, tidak diperbolehkan menaman jenis tanaman perkebunan, namun tanaman lokal, seperti durian atau kelengkeng, luas lahan yang dibakar juga hanya boleh maksimal dua hektar.

Untuk mekanisme pembakaran lahannya, menurut Heru akan menurunkan berbagai instansi terkait, yang dibentuk dalam tim. Pembakaran nantinya diawasi langsung.

Dikesempatan yang sama, Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Dishut Kaltim, Duratma Momo menyampaikan, meski adanya kelonggaran untuk membuka lahan dengan cara membakar, namun cara tersebut tetap tidak dianjurkan. Secara terus menerus edukasi kepada masyarakat terus ditingkatkan, agar meninggalkan cara-cara tersebut.

Meskipun harus membakar, namun menurut Momo, masyarakat tetap harus menunggu lahan yang mereka bakar, sehingga tidak meluas. Jika lahan yang dibakar memang luas, maka pembakarannya tidak dengan cara sekaligus, namun harus titik-pertitik, sehingga tidak sampai menimbulkan asap yang berlebihan.

Voice : Khusnul Khotimah

Print Friendly, PDF & Email

No comment for Bakar Lahan Masih Diperbolehkan, Asal Penuhi Ketentuan dan Dibawah 2 Hektar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.