Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BAPEMAS KUTIM PAMERKAN KERAJINAN DARI KERANG

BAPEMAS KUTIM PAMERKAN KERAJINAN DARI KERANG

(581 Views) Mei 12, 2015 7:22 pm | Published by | No comment

JAKARTA (RPD KUTIM) – Dalam rangka mempromosikan keunggulan daerahnya masing-masing pada ajang APKASI INTERNATIONALTRADE AND INVESTMENT SUMMIT (AITIS) 2015 merupakan wadah untuk mempromosikan hasil sumber daya alam yang ada di Kabupaten seluruh Indonesia.

Pemerintah Daerah Kutai Timur juga tidak mau ketinggalan dalam mempromosikan hasil sumber daya alam (SDA) yang ada di Kutai Timur dan hasil-hasil kerajinan tangan dari pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Makro (UMKM) yang ada di Kabupaten Kutai Timur.

Dalam AITIS 2015 ini hampir semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ikut berpartisipasi dalam AITIS yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta selama 3 (tiga) hari dari tanggal 13 sampai 15 Mei 2015.

Badan Pemberdayaan Masyakat (BAPEMAS) Kabupaten Kutai Timur salah satunya yang setiap tahunnya juga ikut berpartisipasi dalam setiap Even Pameran, dalam AITIS tahun 2015 ini BAPAMAS berbagi tugas dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DISPERINDAG) dan Dinas Koperasi. Sekretaris BAPEDA Kutai Timur Bambang mengatakan, Kali ini BAPEMAS membawa produk-produk hasil kerajinan tangan dari pelaku usaha pengerajin kerang-kerangan dari Teluk Lombok.

Kerang-kerang tersebut dibuat bros, vas bunga, tempat lampu, tempat buah dan lain sebagainya. Kerajinan kerang-kerang tersebut juga dikombinasi dengan daun jagung, selain itu juga banyak hasil kerajinan-kerajinan lainnya yang turut ditampilakan seperti gula gait dan rotan dari Kecamatan Sangkulirang.

Dalam kesempatan tersebut Bambang juga mengatakan dalam pameran-pameran yang telah di ikuti BAPEMAS, ada beberapa produk-produk hasil olahan yang paling diminati oleh pengunjung seperti amplang batu bara, gula aren, kerainan dari kayu. Untuk tahun ini BAPEMAS tidak membawa produk dalam bentuk cair seperti madu (Sangkulirang), sirup rosela (Teluk Lingga), karena rawan terhadap benturan dan pecah di jalan.

Lebih Lanjut Bambang mengharapkan dalam pameran-pameran seperti ini, hasil produk-produk dari masyarakat Kutai Timur bisa ditampilkan sehingga kedepan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun Bambang juga mengakui masih perlu banyak dibina lagi masyarakat pengrajin-pengrajin tersebut, sehingga nantinya mampu bersaing dengan pengrajin-pengrajin daerah lain. Apalagi mengingat Desember tahun 2015 ini merupakan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) pengrajin-pengrajin harus ditingkatkan sumber daya manusianya (SDM) agar mampu bersaing dengan daerah-daerah lain ataupun negara-negara lain.

Voice

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments