Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bayi Yang Dibuang Beralas Karung Tanpa Sehelai Kain Jadi Rebutan Adopsi

Bayi Yang Dibuang Beralas Karung Tanpa Sehelai Kain Jadi Rebutan Adopsi

(444 Views) Maret 1, 2018 11:31 am | Published by | No comment
Tempat penemuan bayi Gg. Komando(foto:istimewa)

Sangatta – Penemuan bayi di Gang Komando Jalan Pendidikan Sangatta Utara yang ditinggal di atas karung tanpa sehelai kain yang menutupinya, kini jadi rebutan adopsi warga. Permohonan untuk mengapdopsi bayi tersebut sudah berdatangan dari warga yang mengetahuinya sejak pagi. Bayi yang ditinggal di pinggir jalan, depan rumah warga gang Komando bernama Azis tersebut, diketahui berjenis kelami laki-laki dan dalam keadaan sehat.

Saat ditemukan menurut Azis, bayi ditinggal di atas karung, karung tersebut merupakan karung miliknya yang memang diletakkan di depan rumah yang biasa digunakannya untuk mengangkut pupuk. Saat ditemukan, keadaan bayi masih dalam keadaan baru dilahirkan, hal tersebut terlihat dari darah yang masih segar menempel ditubuh bayi dan tali pusar yang masih menjuntai panjang.

Sementara menurut, Kapolres Kutai Timur, AKBP. Teddy Ristiawan melalui Kasat Reskrim, AKP. Yuliansyah, bayi saat ini ada di rumah sakit untuk perawatan, pihak Polres Kutim sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Untuk daftar adopsi sampai saat ini diketahui sudah banyak.

Lebih lanjut Yuliansyah menambahkan, saat ditemukan, tidak ada sama sekali benda atau barang yang diletakkan bersama bayi, saat ini Polres Kutim sedang menyelidiki siapa orang tua dan pembuang bayi tersebut.

Usai ditemukan, Bayi seberat dua koma delapan kilogram dengan panjang lima puluh centimeter tersebut, langsung di bawa ke Rumah Sakit Medika yang kemudian di rujuk Ke RSUD. Kudungga untuk perawatan lebih lanjut.

Voice : Khusnul Khotimah

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Bayi Yang Dibuang Beralas Karung Tanpa Sehelai Kain Jadi Rebutan Adopsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.