Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bebas Antrax, Sapi Sulawesi Boleh Masuk

Bebas Antrax, Sapi Sulawesi Boleh Masuk

(462 Views) September 7, 2016 8:17 am | Published by | No comment

Sangatta. Setelah sempat menutup pintu bagi masuknya sapi-sapi asal Sulawesi akibat mewabahnya penyakit antrax, kini pemerintah Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim, kembali membuka lebar pintu masuk bagi sapi-sapi dari Sulawesi.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Timur Marjoni di dampingi Kepala Bidang Peternakan Diah Ratna Ningrum, mengatakan bahwa dibukanya kembali kran lalu lintas bagi sapi yang berasal dari daerah Sulawesi karena telah ada informasi resmi bahwa sapi-sapi yang berasal dari daerah Sulawesi ini telah dinyatakan bebas dari penyakit antrax. Selain itu juga ada kesepakatan dari Dinas Peternakan Propinsi Kaltim dengan Dinas Peternakan Propinsi Sulawesi Selatan untuk kembali menjalin kerjasama pengadaan sapi lokal.

Lanjut Diah, yang juga menjadi salah satu pertimbangan pihak pemerintah untuk kembali melakukan kerjasama pengadaan sapi lokal asal Sulawesi Selatan karena secara uji klinis diketahui bahwa spora penyakit antrax ternyata tidak mampu tumbuh dan berkembang biak di Pulau Kalimantan. Hal ini dikarenakan tanah Kalimantan yang bersifat asam, sehingga mampu mematikan spora antrax. Namun pemerintah Kutim tetap akan melakukan pencegahan atau antisipasi terhadap kemungkinan adanya penyakit antrax pada sapi-sapi yang masuk ke Kutim. Karena tentunya biaya pencegahan lebih murah dari pada harus mengeluarkan biaya besar untuk pemberantasan penyakit.

Khusus menjelang pelaksanaan Idul Qurban tahun ini, pihaknya tetap melaksanakan pengecekan penyakit bagi hewan-hewan qurban, baik sapi maupun kambing yang diperdagangkan di Kutim. Cacing hati merupakan salah satu penyakit yang kerap ditemui pada sapi-sapi yang diperjual belikan untuk Idul Qurban. Sehingga jika ditemukan di lapangan, akan langsung direkomedasikan bahwa sapi tersebut organ dalamnya tidak layak konsumsi namun dagingnya masih aman untuk dimakan.

(Voice : Peternakan Diah – Buka Jalur Masuk Sapi Sulawesi)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments