Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Belum Cair: Tunjangan Maupun Insentif PNS Hingga Gaji TK2D 2 Bulan, Tunggu Transfer Dari Pusat

Belum Cair: Tunjangan Maupun Insentif PNS Hingga Gaji TK2D 2 Bulan, Tunggu Transfer Dari Pusat

(251 Views) Desember 16, 2019 5:11 pm | Published by | 3 Comments

SANGATTA – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Kutai Timur sepertinya harus lebih bersabar. hal ini dikarenakan pencairan untuk tunjangan maupun insentif PNS maupun gaji TK2D untuk November-Desember belum bisa dicairkan karena masih menunggu dana transfer dari pusat.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menyampaikan, anggaran akhir tahun ini harus dikawal dengan baik berhubung banyak hal- hal prioritas yang akan dibayarkan utamanya gaji dan hutang. dengan pos- pos anggaran yang sudah dianggarkan jangan sampai tidak terealisasi .

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Kutai Timur ,Hamdan mengatakan, tunjangan dan insentif PNS maupun gaji TK2D selama 2 bulan itu belum bisa dicairkan. Dikatakan, sebenarnya berkas semua OPD sudah lengkap hanya saja belum bisa direalisasikan dikarenakan masih menunggu transfer dari pusat.

Harapannya, dalam minggu ini pusat sudah bisa melakukan transfer berhubung semua yang dianggarkan merupakan skala prioritas. Sekretaris BKAD Kutai Timur Hamdan, Senin (16/12/19).

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

3
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Vhay Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
jarwo
Guest
jarwo

tiem sekdanya perlu perubahan…kalau perlu ganti sekda…karma tiem loby buat didepertemen kementrian dlm negeri g becus..untuk melobo dana…bagaimana may melobi dana lain, sedangkan dana Rubin saja kesulitan..

Vhay
Guest
Vhay

Hanya janji

Fadanaso ndruru
Guest
Fadanaso ndruru

Tukin guru agama juga belum terbayarkan oleh pemerintah .kalau tidak ada dana jangan di di programkan hal itu membuat guru merasa tdk adil kalau orang lain dapat yg lain tidak