Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Belum Jelas Status, Pemkab Kutim Minta Klaim Tanah Kantor Kelurahan Singa Geweh Diselesaikan di Pengadilan

Belum Jelas Status, Pemkab Kutim Minta Klaim Tanah Kantor Kelurahan Singa Geweh Diselesaikan di Pengadilan

(386 Views) Mei 23, 2016 9:43 am | Published by | No comment

Sangatta. Akibat belum jelasnya status kepemilikan atas lahan di atas kantor Keluarah Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan yang kini tengah diklaim pemiliknya untuk dilakukan ganti rugi atas pengunaan tanah tersebut, Pemkab Kutim akan menyelesaikannya melalui meja hijau atau pengadilan. Hal ini diungkapkan Kabag Tata Pemerintahan Setkab Kutai Timur Alexander Siswanto usai memimpin rapat penyelesaian masalah lahan kantor Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan, Senin (23/5), di ruang Arau Kantor Bupati Kutim.

Kepada awak media, Alexander mengatakan dalam permasalahan klaim ganti rugi atas lahan yang kini terbangun kantor Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan, pihak pemerintah kini dalam tahap pembuktian keabsahan berkas-berkas lahan, termasuk berkas hibah yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Singa Geweh, M Dunniar.

Lanjutnya, pemerintah kini dipastikan akan menempuh jalur hukum atau menyelesaikan masalah lahan ini ke pengadilan. Dengan adanya keputusan pengadilan nantinya, akan menjadi dasar hukum kuat bagi pemerintah. Apakah tetap harus membayar ganti rugi atas lahan kantor Keluarhan Singa Geweh tersebut, atau tidak membayar ganti rugi karena lahan itu secara sah telah dihibahkan dan menjadi aset desa. Terlebih, lahan tersebut sebelumnya masih berstatus Taman Nasional Kutai (TNK) walaupun kini dimungkinkan masuk dalam zona enclave kawasan.

(Voice : Alexsander Siswanto – Jalur hukum Sengketa Lahan Kelurahan Singa Geweh)

Sebelumnya, Senin (18/4) lalu, terjadi penyegelan terhadap kantor Lurah Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan oleh salah seorang warga bernama M Dunniar, yang juga merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Singa Geweh. Dunniar, menuntut pembayaran ganti rugi atas lahan yang diatasnya kini telah berdiri Kantor Desa yang kini berubah menjadi Kantor Keluarahan tersebut, sebesar Rp 450 juta. Karena menurutnya, lahan tersebut dihibahkan untuk pembangunan kantor Desa Singa Geweh dan bukan kantor Kelurahan Singa Geweh

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments