Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bentuk Desa Tangguh, BPBD Kutim Minta Dukungan Alokasi APBD II

Bentuk Desa Tangguh, BPBD Kutim Minta Dukungan Alokasi APBD II

(432 Views) Agustus 5, 2016 8:39 am | Published by | No comment

Upaya pencegahan dan penanganan kebencanaan tak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi perlunya keikutsertaan masyarakat di daerah setempat. Untuk itu, tiap tahunnya Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur menggandeng BNPB Pusat dan Provinsi Kaltim membentuk desa-desa tangguh di Kutai Timur. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kutim Zainuddin Aspan, mengatakan bahwa hingga tahun 2016 ini telah ada 5 Desa Tangguh di Kutim yakni Desa Sangkima, Desa Sangatta Selatan dan Desa Sangatta Utara yang dibiayai melalui dana APBN lewat BNPB Pusat.

Kemudian Desa Sepaso di Kecamatan Bengalon dan SP2 di Kecamatan Rantau Pulung yang dibiayai lewat ABPD I melalui BNPB Provinsi Kaltim. Selain itu juga ada 2 desa pengembangan yakni Desa Sangatta Selatan dan Sangatta Utara, yang dibiayai dari APBN. Lanjut pria yang akrab disapa Zai ini, dirinya berharap tahun depan Pemkab Kutim bisa mengalokasikan pembetukan desa tangguh melalui APBD II Kutim. Karena selama ini pembentukan desa tangguh hanya menggunakan alokasi anggaran Pusat dan Provinsi Kaltim.

Terlebih pembentukan desa tangguh ternyata memerlukan anggaran yang cukup besar. Pembentukan satu desa tangguh bisa menghabiskan anggaran hingga Rp 600 juta per desanya. Biaya ini sudah lengkap dengan sarana dan fasilitas kebencanaan, termasuk pelatihan 30 orang masyarakat sebagai relawan kebencanaan di masing-masing desa.

 (Voice : BPBD Zai – Minta Alokasi Anggaran Desa Tangguh)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments