Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Beri Atensi Khusus, Tidak Menutup Kemungkinan Pembakaran Lahan Bakal Menyeret Pemilik Lahan dan Pengusaha Perkebunan

Beri Atensi Khusus, Tidak Menutup Kemungkinan Pembakaran Lahan Bakal Menyeret Pemilik Lahan dan Pengusaha Perkebunan

(516 Views) Oktober 8, 2015 6:49 am | Published by | No comment

Sangatta. Wakapolres Kutai Timur Kompol I Nyoman Suantara memberikan atensi khusus terhadap kasus pembakaran lahan yang kini kerap terjadi di Kutai Timur dan menyebabkan bencana kabut asap di Kutim.

Dikatakan Nyoman, Instruksi tegas sudah dikeluarkan pimpinan kepolisian mulai dari Kapolri, Kapolda hingga Kapolres Kutim agar jajaran kepolisian memberikan perhatian khusus terhadap bencana kabut asap yang melanda Indonesia terutama terhadap penyebabnya, yakni kebakaran hutan atau lahan.

Kepolisian harus mengusut tuntas para pelaku pembakaran lahan ini dan memberikan efek jera agar tidak melakukan pembakaran lahan lagi. Lanjutnya untuk wilayah Kota Sangatta saja, hampir setiap harinya terjadi pembakaran lahan antara 5 hingga 7 titik api, mulai daerah Kenyamukan, kawasan jalur pendidikan, kompleks perkantoran bukit pelangi hingga wilayah Jalan Soekarno-Hatta. Belum lagi pembakaran yang terjadi di kecamatan-kecamatan lainnya di Kutim.

Pihaknya kini sudah mengantongi nama-nama pemilik lahan yang lahan atau kebunnya terbakar, namun saat kejadian tidak ditemukan tersangka atau saksi mata di lokasi.

Para pemilik lahan ini akan dimintai keterangan apakah lahan ini sengaja mereka bakar dengan mengupah orang lain atau membakarnya sendiri.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, kasus pembakaran lahan yang terjadi di Kutim ini bisa menyeret para pemilik lahan atau bahkan pengusaha perkebunan. Namun tentunya harus ada pembuktian melalui penyidikan. (Voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments