Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BLH Kutim Bantah Adanya Eksploitasi Batu Bara di Kawasan Hutan Lindung Wehea

BLH Kutim Bantah Adanya Eksploitasi Batu Bara di Kawasan Hutan Lindung Wehea

(576 Views) April 30, 2015 8:26 am | Published by | No comment

Sangatta. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kutai Timur menampik terjadinya ativitas penambangan batu bara yang dilakukan salah satu perusahaan batu bara, yang mengakibatkan rusaknya ekoistem hutan Lindung Wehea, Kecamatan Muara Wahau, seperti yang pernah disuarakan sekelompok masyarakat wehea, yang mengadu ke pada Kementrian Lingkungan Hidup, tahun lalu.

Menurut Kepala BLH Kutim Ence Akhmad Rafidin Rizal didampingi Sekretaris BLH Kutim Suriansyah, aktivitas penambangan batu bara yang dilakukan PT TOP,  berada dikawasan APL dan jauh diluar kawasan hutan lindung Wehea. Bahkan area APL PT TOP sendiri juga cukup jauh sebelum area HPH milik perusahaan kehutanan Gunung Gajah.

Ditambahkan Suriansyah, walaupun tidak mengetahui pasti apakan aktivitas perusahhan tambang ini sudah berlangsung atau belum saat ini, namun diakuinya, perusahaan pertambangan ini memiliki izin resmi dari Bupati Kutim saat itu, Isran Noor. Bahkan perusahaan ini sudah memiliki izin amdal sejak tahun 2008 yang diperbaharui pada 2010 dan terakhir 2012, yang perizinan amdalnya dikawal prosesnya oleh BLH Kutim sendiri.  Sehingga pihaknya berani memastikan jika kawasan hutan lindung Wehea jauh dari kegiatan eksplorasi apalagi perambahan.

(voice)

Sebagaimana diketahui, puluhan orang yang mengaku masyarakat Wehea, beberapa waktu yang lalu, mengadukan terjadinya eksplorasi dan kerusakan lingkungan Hutan Lindung Wehea kepada Kementrian Lingkungan Hidup, yang dilakukan PT TOP, salah satu perusahaan tambang batubara. Masyarakat mengclaim, akibat ekplorasi batu bara ini, menyebabkan kerusakan habitat dan ekosistem Hutan Lindung Wehea.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments