Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BNNP Kaltim Ajak Masyarakat Kutim Perangi Narkoba

BNNP Kaltim Ajak Masyarakat Kutim Perangi Narkoba

(715 Views) September 9, 2016 8:31 am | Published by | No comment

Sangatta. Maraknya pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di Indonesia akhir-akhir ini, merupakan cerminan bahwa saat ini Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan tingkat peredaran narkoba (narkotika dan obat berbahaya) yang sangat tinggi. Bahkan saat ini diketahui ada 386 jenis narkotika yang beredar di Indonesia. Sementara, itu ada 681 jenis narkotika yang beredar di dunia. Beragam jenis narkotika ini diketahui mulai berbentuk tisu, makanan hingga obat-obatan. Hal ini terungkap dalam seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur, pagi tadi, di ruang Meranti, kantor Bupati Kutai Timur.

Dihadapan peserta seminar yang mayoritas pelajar di lingkup SMA dan SMK se Kecamatan Sangatta Utara, Ketua BNNP Kaltim Brigjen Pol Edison H Pandjaitan, mengatakan bahwa peredaran narkoba di kalangan masyarakat di Indonesia sudah dalam tingkatan sangat mengkhawatirkan. Bahkan Kaltim kini berada di peringkat ke 3 (tiga) tertinggi dalam hal pengungkapan kasus narkotika se Indonesia. Sementara Kabupaten Kutai Timur sendiri berada di peringkat ke empat di Katim dalam pengungkapan kasus narkotika.

Lanjutnya, perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang ada agar bahu membahu dan bekerjasama ambil bagian dalam upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika, dengan melakukan perang melawan peredaran gelap narkotika. Terlebih Kalimantan pada umumnya dan Kutai Timur pada khususnya, bukan lagi hanya sekedar jalur perlintasan narkotika dari wilayah utara atau Malaysia, tetapi saat ini sudah merupakan pasar peredaran barang haram tersebut. Tidak hanya orang tua, kini peredaran narkotika sudah merambah luas di kalangan muda khususnya pelajar. Para bandar dan pengedar narkoba sengaja meracuni generasi muda Indonesia, agar terlahir generasi-generasi bodoh, yang akan menjadi malas dan berotak kriminal. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menghancurkan masa depan Indonesia.
Karenanya, melalui seminar sehari tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini, Edison menghimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat Kutai Timur terutama pelajar dan generasi muda untuk bersama memerangi peredaran narkoba. Hal ini karena tanggung jawab memerangi peredaran gelap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, BNN, atau aparat berwajib. Tetapi sudah menjadi kewajiban bagi seluruh warga Indonesia. Sementara bagi pelajar yang sudah terlanjur terjerumus dalam jurang penyalahgunaan narkoba, dirinya mengajak untuk sadar dan berhenti menggunakan barang laknat narkoba tersebut. Jangan menunggu hingga tertangkap aparat berwajib atau polisi. Segera berobat di institusi penerima wajib lapor (IPWL) yang ada di puskesmas atau melapor kepada BNK Kutim atau BNNP Kaltim, untuk bisa dilakukan rehabilitasi secara gratis, agar terbebas dari jerat kecanduan menggunakan narkoba.

(Voice : BNNP Kaltim Edison – Perangi Narkoba

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments