Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BPBD Gelar Sosialisasi PTD

BPBD Gelar Sosialisasi PTD

(521 Views) September 13, 2015 3:04 pm | Published by | No comment

SANGATTA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) Jumat (11/9) pagi kemarin melaksanakan sosialisasi Penanggulangan Tangkap Darurat (PTD) atau biasa dikenal dengan desa tangguh penanggulangan bencana di Kantor BPBD di Bukit Pelangi.

Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya mengundang instansi terkait yakni Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Selatan dan beberapa perwakilan tokoh dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Kepala BPBD Zainuddin Aspan mengatakan, kegiatan Monotoring evaluasi kegiatan desa tangguh bencana menurutnya sangat penting guna mengajarkan masyarakat tangguh terhadap bencana.” Hal ini sangat penting kepada msyarakat  tangguh terhadap bencana, agar masyarakat terampil menanggulangi bencana di desanya masing-masing, ” terang Zainudin.

Katanya, dengan adanya diskusi ini ,dimaksud agar segala persoalan-persoalan yang menghantui masyarakat dapat disampaikan ke BPBD untuk dicarikan solusinya bersama-sama. ” Kita berdiskusi disini juga bertujuan menyampaikan persoalan di masing-masing desa ke pihak kami. Mudahan saja kita semua bisa mencari jalan terbaiknya,”katanya.

Katanya juga, salah satu dilakukannya sosialisasi lantaran Kutim merupakan daerah yang tergolong rawan bencana dengan dibuktikannya munculnya berbagai kejadian bencara di 135 desa dari 18 kecamatan.”Kita harus antisipasi musibah secepat mungkin. Karena Kutim ini rawan,”katanya.

Disisi lain, kata Zainudin, kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan sehingga menyababkan kerawananan terhadap lingkungan alam yang pada gilirannya akan mengakibatkan berbagai bencana alam.

“Mengingat besarnya korban dan kerugian akibat terjadinya bencana dan apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana secara tepat dan efektif maka pelaksanaan pembangunan akan terganggu, ” katanya.

Menurutnya, kegiatan pelatihan itu merupakan bentuk dukungan penanganan bencana sehingga pelatihan kader tim relawan ini merupakan upaya strategis yang diharapkan dapat membekali para peserta untuk dapat melaksanakan misi penyelamatan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Tim relawan penanggulangan bencana ini merupakan garda terdepan dalam penanganan tanggap darurat, bertugas mencari dan mengumpulkan data dilokasi terjadinya bencana, melakukan penelitian atas korban dan kerusakan, membuat perkiraan bantuan dan peralatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Dirinya berharap kegiatan ini akan dilakukan secara terus menerus agar desa tangguh sudah memeliki keterampilan baik, mereka dilatih untuk menanggulangi bencana tanpa pemerintah, “Kami berharap ini akan terus berlanjut, termasuk dua desa yang sudah bisa mengatasi masalah di daerahnya bisa jadi contoh bagi desa lain,”harapnya. (ek1014).

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments