Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati Ardiansyah Sulaiman Target Selesaikan RPJMD 2011-2015

Bupati Ardiansyah Sulaiman Target Selesaikan RPJMD 2011-2015

(573 Views) Juni 9, 2015 12:36 pm | Published by | No comment

SAMARINDA – Setelah melaksanakan proses pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Nomor 1 di Samarinda, Drs H Ardiansyah Sulaiman MSi akhirnya resmi menjabat sebagai Bupati Kutai Timur (Kutim) menggantikan Isran Noor, hingga masa jabatan berakhir pada awal tahun 2016 nanti. Ardiansyah dilantik oleh Gubernur Kaltim atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, di? Ruang Ruhui Rahayu, Selasa (9/6) kemarin. Prosesi pelantikan berlangsung hikmat sejak pukul 09.00 wita, disaksikan sang isteri Ny Hj Siti Robiah, Ketua dan Anggota DPRD Kaltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Pejabat lingkup Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim, Ketua dan Anggota DPRD Kutim, tokoh masyarakat, agama, pemuda serta undangan lainnya.

Plt Bupati Ardiansyah Sulaiman diangkat menjadi Bupati melalui SK (surat keputusan) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Nomor 131.64 – 2498 Tahun 2015, Tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Ditandatangani oleh Mendagri pada 8 Juni 2015. Penandatanganan pakta integritas menjadi rangkaian kegiatan pelantikan Bupati Kutim pagi kemarin. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak (AFI) usai melantik berharap agar Bupati Ardiansyah Sulaiman dapat mengemban dan menjalankan amanah yang diberikan. Menyelesaikan masa jabatan hingga seluruh masyarakat sejahtera. Gubernur Awang Faroek yakin dan optimis, saudara Ardiansyah Sulaiman mampu menjalankan amanah dan tugas dengan sebaik-baiknya menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Kutai Timur.

Selanjutnya AFI berharap Bupati dapat melanjutkan visi dan misi pembangunan yang telah disusun terintegrasi dengan pembangunan di Kaltim. Mendukung percepatan pembangunan kawasan ekonomi khusus di Maloy, Kecamatan Kaliorang-Sangkukirang. Terutama mengamankan status lahan yang akan digunakan dalam pembangunan dikawasan tersebut. Terus mengembangkan pertanian dalam arti luas sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberdayakan lahan-lahan terlantar menjadi kawasan pertanian produktif. Mengembalikan dana hasil penjualan saham PT KPC yang menjadi hak Pemkab Kutim, untuk selanjutnya dimasukkan ke kas daerah. Meningkatkan koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan provinsi. Awang berharap, bupati Ardiansyah harus lebih banyak didaerah, daripada di ibukota (Jakarta). Selain itu dalam mengelola keuangan daerah dengan sebaik-baiknya. Agar opini WDP (wajar dengan pengecualian) dari BPK (badan pemeriksa keuangan) dapat ditingkatkan menjadi WTP (wajar tanpa pengecualian). Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan perizinan untuk dunia investasi. Menjaga kondusifitas daerah yang tercipta selama ini. Termasuk menjaga ketertiban dan keamanan demi suksesnya pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) yang akan dilaksanakan serentak. Meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Terakhir terus melaksanakan kebijakan yang menyentuh kesejahteraan rakyat. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman usai dilantik menegaskan bahwa dirinya akan berupaya maksimal menyelesaikan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) 2021-2015 dengan maksimal hingga akhir jabatan. Saat ini, katanya, capaian realisasi program sudah dikisaran 70 persen, dan sangat mungkin menjadi 80 persen. Sebagai Ketua Dewan Harian Kawasan Ekonomi Maloy, Ardiansyah berjanji terus memberikan dukungan maksimal terhadap pengembangan kawasan ini. Secara umum dia mengapresiasi arahan yang disampaikan oleh Gubernur. Menurutnya visi dan misi Pemkab Kutim tidak melenceng dari yang diprogramkan oleh Pemprov. Dijelaskan Ardiansyah, sebaliknya, sangat sejalan ditambah visi dan misi untuk melakukan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments