Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati Halal Bihalal dengan Warga Pedalaman

Bupati Halal Bihalal dengan Warga Pedalaman

(504 Views) Agustus 5, 2015 1:02 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman kembali melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah kecamatan di pedalaman. Kali ini orang nomor satu di Pemkab Kutim ini mengunjungi tiga kecamatan berbeda, yakni Muara Wahau, Kongbeng dan Telen. Kunjungan kali ini dilakukan oleh Bupati untuk bersilaturahmi sekaligus halal bihalal dengan masyarakat.
Terlihat Asisten Pemerintah Syafruddin, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mugeni, dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) turut mendampingi kunjungan Bupati selama dua hari sejak 2-3 Agustus 2015 lalu dan kemarin dilanjutkan ke wilayah pesisir. Ada pula Wakil Ketua I DPRD Kutim Alfian Aswad serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Saat pelaksanaan takbir akbar di Halaman Masjid Darussalam, Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Bupati Ardiansyah mengaku sangat senang melihat antusiasme masyarakat untuk menghadiri acara dimaksud. Pasalnya, masyarakat yang hadir mencapai ribuan orang. Artinya nilai-nilai kereligiusan masyarakat pada agama sangat besar.
Menurut Ardiansyah, menjalin dan menguatkan silaturahmi melalui acara seperti ini sangat bagus. Hubungan antara masyarakat dan pemerintah juga akan semakin erat. Permasalahan dan keinginan masyarakat juga dapat dihimpun langsung melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Hal ini patut diberikan apresiasi besar.
Ardiansyah meminta, agar masyarakat bisa menggelar acara serupa untuk menguatkan persatuan dan kesatuan di antara warga. Tak hanya dilakukan di Kecamatan Kongbeng dan sekitarnya, tapi harus bisa menjadi kegiatan rutin semua masyarakat di Kutim.
Karena menurut Ardiansyah, kegiatan majelis taklim atau tablik akbar menjadi wadah yang baik untuk menjaga komunikasi dan hubungan antar semua pihak. Berbagai permasalahan sosial dan pembangunan pun dapat langsung dibicarakan.
pedalaman1Selanjutnya terkait pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) serentak, masyarakat diminta untuk ikut berpartisipasi aktif, menyukseskannya. Mengapa? Karena masyarakat akan menjadi penentu masa depan pembangunan Kutim kedepan. Dijelaskan, bulan Desember nanti, Kutim akan ikut dalam penyelenggaraan Pemilukada serentak bersama sekitar 300 lebih kabupaten dan kota.
Bupati berharap, masyarakat sebagai pilar utama dapat berperan secara aktif. Setiap pilihan masyarakat akan menentukan masa depan daerah hingga 5 tahun kedepan. Dia mengajak masyarakat bisa menentukan masa depan melalui penyelenggaraan Pilkada (Pemilukada) nantinya.
Agar angka golput (golongan putih) pada Pilkada nanti berkurang, secara khusus Ardiansyah meminta seluruh Ketua RT, RW, Kepala Desa dan Camat untuk ikut mensosialisasikan penyelenggaraan Pemilukada kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengetahui hak memilihnya dan dapat menggunakannya secara baik.
Dijelaskannya, seluruh masyarakat harus di data secara baik supaya bisa ikut menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS). Nantinya tidak ada lagi putaran ulang. Siapa pun yang ungul nantinya akan langsung dinyatakan menang. Setelah bersilaturahmi dengan masyarakat Muara Wahau dan Kongbeng, di hari selanjutnya, Bupati beserta rombongan lantas menuju Kecamatan Telen. Di kecamatan ini, Bupati mengukuhkan Kepala Adat Dayak Kayan, Kecamatan Telen dan Muara Wahau. Berikutnya bersilaturahmi dan berhalal bihalal dengan masyarakat di Kecamatan Batu Ampar, sebelum kembali ke ibukota Sangatta.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments