Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati Kutai Timur Minta Disbun Segera Laporkan Daftar Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Yang Belum Ada Kebun Plasma di Kutai Timur

Bupati Kutai Timur Minta Disbun Segera Laporkan Daftar Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Yang Belum Ada Kebun Plasma di Kutai Timur

(1765 Views) Maret 29, 2016 8:57 am | Published by | 7 Comments

Sangatta – Dalam pertemuan Coffe Morning Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur beserta Camat-Se Kabupaten Kutai Timur yang digelar pagi tadi diruang Meranti kantor Bupati, senin (28/3/2016). Bupati kutai Timur meminta Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur untuk memberikan laporan kepada dirinya daftar Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Timur yang belum merealisasikan kebun plasma bagi masrakat sekitar Perusahaan perkebunan yang membuka lahan di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan Bupati Ismunandar terkait adanya laporan langsung kepada dirinya bahwa masih ada Perusahaan yang belum membangun kebun plasma. Sedangkan merujuk Ppada eraturan Menteri Pertanian No.98 Tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan, telah mengatur pembangunan kebun sawit plasma (masyarakat) sedikitnya 20% dari luas lahan perkebunan yang di kelola perusahaan. Untuk itulah Dia meminta agar Dinas Perkebunan di kabupaten Kutai timur segera melaporkan Perusahaan Perkebunan Kelapa sawit yang belum membangun kebun plasma daerah operasi diwilayah Kabupaten Kutai Timur

Voice (Bupati_laporankan daftar Perusahaan)

Sementara itu Kepala Dinas Perkenan Kabupaten Kutai Timur Ahmadi Baharuddin mengatakan pihaknya masih perlu melakukan sinkronisasi dengan Dinas Tata Ruang dan Dinas terkait lainnya. Adapun data yang dimiliki oleh Dinas Perkebunan jumlah izin lokasi yang ada mencapai 797.506,90 Ha namun lokasi tersebut masih ada lokasi yang tidak feasible untuk ditanam tanaman perkebunan, jadi untuk luas lokasi yang layak tanam hanya mencapai 518.332,45 Ha. Sedangkan jumlah koperasi yang sudah bermitra dengan Perusahaan Perkebunan ada 169 Koperasi.

Lebih lanjut Ahmadi Baharuddin melaporkan hanya ada beberapa Perusahaan saja yang belum membangunan Perkenuan Plasma sekitar 5-10 persen yang belum bermitra, sedang yang sudah bermitra 80 persen. Diakuinya bahwa memang belum terealisasi 100 persen. Ahmadi mengungkapkan ada pemahaman di masyarakat yang keliru, menganggap bahwa kebun plasma dan mitra itu berbeda, sehingga ada yang sudah termasuk dalam mitra tetapi belum termasuk dalam kebun plasma. Dikatakan ahmadi ini yang menjadi masalah yang terjadi dilapangan, yang diakuinya bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi tetapi tetap saja ada yang belum memahami dengan baik.

Voice (Kepala Dinas Perkebunan_Ahmadi Baharuddin)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

7 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments