Menu Click to open Menus
Home » Acara » Bupati Kutim Ismunandar Akui Alumni STAIS Paling Banyak Mengabdi Di Kecamatan Dan Desa – Desa

Bupati Kutim Ismunandar Akui Alumni STAIS Paling Banyak Mengabdi Di Kecamatan Dan Desa – Desa

(110 Views) Februari 21, 2019 8:29 pm | Published by | No comment

Sangatta – Bupati Kutim Ismunandar dalam sambutannya pada wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Kutai Timur mengatakan, peran dari para alumni STAIS paling banyak mengabdi di kecamatan dan desa- desa yang ada di Kutim yang langsung disambut applaus yang meriah dari para wisudawan wisudawati. Ismu menyebut, hal ini menunjukkan bahwa STAiIS telah menghasilkan sarjana yang tangguh yang bersedia ikut membangun bersama- sama. Ia juga berpesan, untuk tidak melupakan sejarah berdirinya STAIS dari awal pembangunannya hingga saat ini . hal ini disampaikan Ismu, mengingat perjalanan STAIS dari awal hingga saat ini sudah yang menempati gedung yang lebih baik dari sebelumnya. Ismu menceritakan sejarah tersebut kepada wisudawan agar selalu menjadi motivasi dan tonggak sejarah bagi mereka.

Sementara itu, kepada mahasiswi dengan lulusan cumlaude, Ismunandar mengatakan akan memberikan bantuan beasiswa untuk melanjutkan studi Strata Dua (S2), seperti perguruan tinggi lainnya di Kutai Timur. Pemerintah memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di universitas terbaik yang diminati. Bupati berpesan, setelah lulus bisa kembali mengabdi di Kutai Timur. Adapun mahasiswi dengan nilai cumlaude, atas nama Sabnah,SE dengan indek prestasi kumulatif (IPK 3,54) Jurusan Syariah Program Studi Ekonomi Syari’ah dan Siti Nurhayati, S.Pd  dengan (IPK 3,51) Jurusan Tarbiah Proram Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Voice : Bupati ( Ismunandar )

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in: ,

No comment for Bupati Kutim Ismunandar Akui Alumni STAIS Paling Banyak Mengabdi Di Kecamatan Dan Desa – Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.