Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati : Pemkab Kutim Bakal Sosialisasi dan Gelar Deklarasi Anti HOAX

Bupati : Pemkab Kutim Bakal Sosialisasi dan Gelar Deklarasi Anti HOAX

(673 Views) April 22, 2017 9:05 pm | Published by | 3 Comments

Bupati Kutai Timur, Ismnandar tanda tangan Deklarasi Gerakan Anti HOAX Pemprov Kaltim, di ruang Plenary Convention Hall Samarinda (RPDKUTIM/Wak Hedir)

Sangatta – Menyikapi banyaknya beredar pemberitaan yang belum bisa dipastikan kebenarannya atau yang lebih dikenal dengan HOAX, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, gelar Deklarasi Gerakan Anti HOAX, Sabtu (22/4)  di Plenary Hall Samarinda.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, H.Awang Faroek Ishak, Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Bupati/Walikota se Provinsi Kalimantan Timur dan dihadiri 3000 orang yang mengikuti deklarasi Anti HOAX.

Deklarasi Gerakan Anti HOAX tersebut, diikuti beberapa Kabupaten/Kota di Kaltim, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur, dihadiri Bupati Kutai Timur, Ismunandar didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statstik (Diskominfo dan Perstik) Kutim, Erlyan Noor.

Ditemui awak media usai kegiatan tersebut, Ismunandar mengatakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang Undang-Undang dan peraturan yang mengatur tentang informasi. Kebenaran informasi yang memang layak untuk dikonsumsi dan disebarluaskan, jangan sampai berita dan informasi yang beredar dimasyarakat tidak benar. Pemerintah Kutim juga akan menggelar Deklarasi Anti HOAX dalam waktu dekat.

Insert : Bupati

Perlu diketahui, penyebarluasan informasi diatur dalam undang-undang nomor 11 Tahun 2008, Pasal 28 ayat 1 dan 2. Ayat 1 berbunyi  ” Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik”, dan ayat 2  “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)”.

Kegiatan tersebut, ditutup dengan penandatanganan spanduk deklarasi Anti HOAX, oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak dan para Bupati/Walikota Se-Provinsi Kalimantan Timur.

 

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments