Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Cegah Permainan Tengkulak, Dandim 0909 Sangatta Minta Bulog Beli Gabah Kering Petani  

Cegah Permainan Tengkulak, Dandim 0909 Sangatta Minta Bulog Beli Gabah Kering Petani  

(526 Views) Agustus 28, 2015 1:02 pm | Published by | No comment

Sangatta. Walaupun masih masuk dalam kondisi musim kemarau, namun optimalisasi pertanian padi khususnya di Kutai Timur secara umum dinilai masih cukup optimal. Terlihat bahwa beberapa Kecamatan di Kutai Timur masih mampu melakukan panen raya diantaranya Kecamatan Kaubun, Kecamatan Teluk Pandan dan Kombeng. Meski terjadi kekeringan, namun upaya pengairan melalui kompanisasi yang dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim ternyata cukup mampu mengatasi permasalahan yang ada. Sehingga tidak seluruh lahan pertanian padi yang ada wilayah di Kutim mengalami Puso. Demikian diungkapkan Dandim 0909 Sangatta Letkol (Inf) Ibnu Hudaya.

Dijelaskan, Kaltim secara umum merupakan wilayah yang dijadikan penyanggah untuk tercapainya target swasembada pangan khusunya padi. dari target secara nasional yang harus diserap oleh Bulog yakni 2,5 juta ton. Sementara yang baru terserap adalah 1,5 juta ton. Untuk Kaltim sendiri ditargetkan mampu menghasilkan 2000 ton. Sementara Kutim sendiri saat ini terus berupaya seoptimal dan semaksimal mungkin agar mampu memenuhi target yang ada.

Lanjutnya, saat ini yang menjadi permasalahan di kalangan petani adalah permainan harga yang dilakukan tengkulak. Tengkulak yang sudah masuk ke para petani berupaya membeli gabah kering dengan harga Rp5000 per kilonya. Sementara harga penetapan pemerintah adalah Rp7.300 per kilo gabah kering. Upaya menjual gabah kering kepada tengkulak inilah yang harus dicegah, sembari pihaknya bersama Dinas Pertanian Kutim meminta kepada Bulog Samarinda untuk mampu menyerap gabah kering masyaakat yang ada.

Lebih Jauh Ibnu Hudaya mengatakan, hal ini dilakukan semata-mata agar para petani tidak dipermainkan harga pasar yang diciptakan para tengkulak yang tentunya sangat merugikan petani dan jelas tidak mensejahterakan. Selain itu tentunya untuk memenuhi target program swasembada beras yang digaungkan Pemerintah.   .

(Voice )

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments