Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Cemari Sungai Kubur, BLH Kutim Dalami Kemungkinan Terjadinya Keteledoran Perusahaan Tambang Batubara

Cemari Sungai Kubur, BLH Kutim Dalami Kemungkinan Terjadinya Keteledoran Perusahaan Tambang Batubara

(612 Views) September 27, 2016 4:49 pm | Published by | No comment

1428733196-foto_d_bw_kalsel__sabtu

Sangatta. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kutai Timur, akhirnya merilis data pengujian sampel air dalam penanganan laporan pencemaran sungai Kubur di Kecamatan Kaubun.

Menurut Kepala BLH Kutim Ence Ahmad Rafiddin Rizal, dari hasil sampel air yang diambil pada 15 September 2016 lalu dari 8 titik lokasi yang ada di sepanjang bantaran sungai Kubur hingga menuju hulu sungai dan setelah diuji dengan lebih dari 30 variabel diketahui bahwa pada kandungan logam berat khususnya besi (Fe) dan Mangan (Mn) di Sungai Kubur tersebut sudah berada diambang normal dan sesuai standar baku mutu sungai kelas dua.

Lanjutnya, yang hingga kini cukup menghawatirkan adalah tingginya tingkat keasaman air di hulu sungai Kubur yang berada di titik uji sampel  6  yang merupakan hulu Sungai Sinibung Pabrik PT Telen dengan PH air 4,54 dan titik uji sampel  8 yang merupakan drainase PT Indecim yang dilewati air hauling PT GAM dengan PH air sebesar 2,78. Di lahan tersebut diketahui adanya pembukaan lahan untuk kegiatan pertambangan namun belum dilakukan eksplorasi. Kemungkinan besar akibat tingginya keasaman air ini yang menyebabkan gatal-gatal oleh warga yang memanfaatkan air sungai, seperti yang pernah dikeluhkan warga sekitar.

Dikatakan, tingginya keasaman air sungai di kedua titik ini belum diketahui penyebab sepenuhnya. Apakah memang benar merupakan akibat aktivitas pertambangan ataukah hanya akibat pembukaan lahan secara alami. Sementara normalnya tingkat keasaman air dan kandungan besi serta mangan di beberapa titik pengambilan sampel di Sungai Kubur, kemungkinan diakibatkan terjadinya penetralan secara alami di sepanjang sungai Kubur tersebut. Namun untuk lebih meyakinkan, BLH Kutim akan kembali melakukan uji sampel air, khususnya di wilayah waduk milik PT Telen dan drainase milik PT GAM, tersebut.

(Voice : BLH Rizal – Hasil Uji Sampel Sungai Kaubun)

Lebih jauh Rizal mengatakan, jika nantinya diketahui adanya keteledoran dari pihak perusahaan yang menyebabkan terjadinya pencemaran air di Sungai Kubur Kecamatan Kaubun ini, maka tidak menutup kemungkinan BLH Kutim akan menjatuhkan sanksi kepada pihak perusahaan. Namun tentunya hal tersebut masih memerlukan kajian mendalam.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments