Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Center of Orang Utan Protection Minta Pemkab Kutim Buat Regulasi Lindungi Orang Utan

Center of Orang Utan Protection Minta Pemkab Kutim Buat Regulasi Lindungi Orang Utan

(524 Views) Mei 3, 2016 8:14 am | Published by | No comment

Sangatta. Pembangunan dan pengembangan wilayah Kabupaten Kutai Timur ternyata cukup memberi dampak pada terganggunya habitat beragam satwa yang sebelumnya hidup dan menempati hutan Kutai Timur. Salah satu satwa yang saat ini dipastikan merasakan dampak langsung dari berkembangnya peradaban manusia adalah orang utan.

Menurut Paulinus Kristanto, Kapten Tim APE Cruesader Center of Orang Utan Protection (COP), tidak bisa menutup mata bahwa perkembangan Kutai Timur, dengan pertumbuhan kota dan kabupaten, serta pembukaan areal perkebunan, cukup memberikan dampak pada terganggunya habitat orang utan yang sejak lama mendiami hutan Kutim. Seiring dengan pertumbuhan masyarakat tersebut, kini sudah muncul konflik antara manusia dengan orang utan.

Lanjut Paulinus, sudah saatnya Pemerintah Kutim memikirkan regulasi untuk melindungi habitat orang utan yang juga termasuk satwa langka dan dilindungi undang-undang. Pemerintah bisa membentuk sebuah satgas atau tim yang khusus menangani konflik antara manusia dengan orang utan.

(Voice : COP Paulinus Kristanto – Bentuk Satgas Orang Utan)

Lebih jauh dikatakan, sebenarnya pemerintah daerah juga perlu membentuk kawasan khusus atau sejenis kawasan konservasi khusus non budidaya kehutanan, untuk menjadi habitat bagi orang hutan yang saat ini masih cukup banyak hidup di wilayah Kutai Timur. Kawasan inilah yang diolah dan dijaga kelamiahannya, agar orang utan yang hidup tidak turun ke perkebunan dan berkonflik dengan manusia.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments