Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » DAMPAK PERKEBUNAN TERHADAP MASYARAKAT MENJADI PERHATIAN PEMERINTAH

DAMPAK PERKEBUNAN TERHADAP MASYARAKAT MENJADI PERHATIAN PEMERINTAH

(3174 Views) Juni 23, 2016 8:14 am | Published by | No comment

Sangatta – Dampak perkebunan di Kutai Timur menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Melalui Badan Penelitian dan Pengambangan (Balitbang) Kabupaten Kutai Timur, dampak perkebunan di Kutai Timur menjadi bahan penelitian yang diharapkan nantinya akan menjadi salah satu dasar pengambilan kebijakan pemerintah kedepan. Banyaknya perusahaan perkebunan terutama sawit di Kutai Timur secara keseluruhan memiliki dampak terhadap masyarakat. Dalam “Laporan Antara” Pengaruh Perkebunan Besar Terhadap Kesejahteraan Masyarakat yang dilakukan Balitbang Kutim, dampak perkebunan sudah dapat dilihat. Meski hasil laporan dampak perkebunan masih belum dapat disajikan, namun dapat dilihat arahnya lebih kearah positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya pendapatan masyarakat yang meningkat melalui hasil perkebunan sawit yang mereka kelola sendiri maupun yang bermitra dengan perusahaan. Namun dampak kesejahteraan lain dapat dilihat dari berbagai faktor pendukung berjalannya perusahaan perkebunan seperti terserapnya tenaga kerja lokal, bertambahnya sektor ekonomi yang lain seperti sektor transportasi dan akomodasi maupun sektor industri makanan yang berjalan dengan adanya perusahaan-perusahaan sawit.

Diakui Kepala Balitbang Kutim, Zubair yang ditemui usai pemaparan laporan pagi tadi (23/6) mengatakan, hasil perkebunan memang tidak merata di setiap kecamatan, beberapa kecamatan sudah kearah sejahtera seperti  Kecamatan Muara Wahau. Namun untuk kecamatan yang belum seberhasil kecamatan Wahau diharapkan dapat mencontoh keberhasilan kecamatan tersebut. Keberhasilan tersebut dapat dikarena bibit yang baik maupun penggunaan pupuk yang baik sehingga menghasilkan panen yang banyak.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Perkebunan sawit memiliki dampak ke arah yang positif terhadap masyarakat dan juga kepada daerah. Dampak perkebunan juga dapat dirasakan daerah dengan adanya pajak yang dapat masuk ke ABPD yang nantinya akan kembali ke pembangunan di masyarakat.

Hasil Perkebunan di Kecamatan Wahau memang sudah sangat dirasakan masyarakatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perkebunan sawit mereka yang sudah dapat menghasilkan hasil bersih dari per satu hektar lahan mandiri sebesar empat juta lima ratus ribu rupiah perbulannya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments