Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dapat Dana Cukai Rokok Rp 4,5 M / Dinkes Kutim Fokus Penegakan Hukum dan Program Kerja

Dapat Dana Cukai Rokok Rp 4,5 M / Dinkes Kutim Fokus Penegakan Hukum dan Program Kerja

(416 Views) Maret 1, 2016 9:00 am | Published by | No comment

Sangatta. Tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur kembali mendapatkan kucuran anggaran pembagian cukai rokok sebesar Rp 4,5 miliar. Dengan anggaran tersebut, Dinkes Kutim fokus dalam upaya penegakan hukum dan program sosialisasi. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Aisyah.

Kepada awak media, Aisyah menuturkan Dinkes Kutim kembali mendapatkan dana pembagian cukai rokok sebesar Rp 4,5 miliar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini anggaran dikucurkan melalui anggaran murni. Sementara pada tahun sebelumnya, dana cukai rokok ini turun melalui anggaran perubahan. Sehingga menyebabkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar tahun lalu hanya bisa digunakan Rp 2,5 miliar. Sedangkan sisanya dikembalikan ke Pusat.

Lanjut Aisyah, melalui anggaran besar ini, Rp 500 juta akan dialokasikan untuk upaya penegakan hukum, terutama upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Larangan Merokok menjadi Perda. Sementara sisanya akan alokasikan untuk dukungan Program Kerja dan Sosialisasi Kesehatan.

(Voice : Dinkes Aisyah – Dana Cukai Rokok)

Lebih jauh Aisyah mengatakan, terkait ajuan Raperda Larangan Merokok, saat ini proses penggodokan oleh Pansus Perda Rokok di DPRD Kutim sudah hampir final. Dengan adanya Perda Larangan Merokok ini, pemerintah Kutim dapat mengatur wilayah dan zona larangan merokok. Seperti pusat perkantoran dan fasilitas umum (Fasum), yang merupakan daerah dilarang merokok. Serta pengaturan sanksi yang bisa dijatuhkan bagi warga masyarakat yang kedapatan melakukan pelanggaran pada Perda ini.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments