Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » DBH Belum Jelas, APBD Perubahan 2016 Terancam Molor

DBH Belum Jelas, APBD Perubahan 2016 Terancam Molor

(471 Views) September 2, 2016 8:41 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Akibat belum adanya kepastian besaran pemangkasan dana bagi hasil (DBH) oleh pemerintah provinsi dan pusat, dikhawatirkan mengakibatkan mundurnya pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kutai Timur tahun 2016. Kekhawatiran ini disampaikan Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi.

Dikatakan, saat ini memang Bupati dan Wakil Bupati Kutim sedang meminta kejelasan kepada pemerintah pusat terkait kepastian nilai anggaran anggaran DBH yang dipangkas pusat dan provinsi. Jangan sampai nilainya benar-benar Rp 1,4 triliun. Tentunya pemerintah Kutim akan berjuang maksimal agar tidak kehilangan sebesar angka tersebut. Tetapi memang hingga saat ini belum ada pernyataan atau penjelasan secara resmi dari pihak pemerintah Kutim terkait pemangkasan anggaran ini.

Saat ditanyakan apakan ketidakjelasan terkait pemangkasan DBH ini berimbas pada mundurnya pembahasan APBD Perubahan tahun 2016, Mahyunadi menjawab bahwa tentu hal tersebut memberi dampak pada mundurnya pembahasan anggaran perubahan tahun ini. Karena hingga saat ini pemerintah Kutim belum menyampaikan nota pengantar APBD-P 2016. Jika minggu depan pihak pemerintah Kutim baru mengajukan nota pengantar APBD Perubahan 2016, maka sesuai estimasi pembahasan yang membutuhkan waktu sebulan, maka kemungkinan pada pertengahan bulan Oktober mendatang APBD Perubahan Kutim tahun 2016 baru bisa disahkan. Tentu optimal belanja daerah hanya dalam 2 bulan saja hingga akhir tahun ini.

(Voice : DPRD Mahyunadi – APBD Perubahan 2016 Terganggu)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments