Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Demi Tugas TMMD, Praka Muhammad Rossi Tinggalkan Istri yang Hamil Tua

Demi Tugas TMMD, Praka Muhammad Rossi Tinggalkan Istri yang Hamil Tua

(2358 Views) April 24, 2017 11:10 am | Published by | 94 Comments

Prajurit Kepala Muhammad Rossi

Sangkulirang – Tugas berat dipikul tiga puluh dua prajurit TNI dari Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal 002, Bontang, untuk bergabung dalam satuan tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98, di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 0909 Sangatta. Meski harus meninggalkan keluarga karena tugas, para prajurit ini rela pergi untuk menjalankan Misi Operasi Selain Perang (MOSP) demi Nusa dan Bangsa.

Di antara sekian banyak prajurit yang berangkat, ada seorang anggota yang menarik perhatian. Hal ini karena, dirinya sebagai seorang prajurit harus rela meninggalkan istri yang sedang memasuki masa kehamilan tua untuk anak pertamanya dalam mengemban tugas. Dia adalah Prajurit Kepala, Muhammad Rossi, dirinya telah mendapatkan perintah dari pimpinan, untuk bergabung bersama prajurit lain nya dalam kegiatan MOSP TMMD ke-98, di wilayah Komando Distrik Militer 0909 Sangatta.

Saat upacara pelepasan yang digelar di Markas Denarhanud Rudal 002, Bontang, Praka Muhammad Rossi, diantar sejumlah anggota keluarganya, termasuk istri, Maryuni Pujiwati , untuk melepas keberangkatannya. Suasana haru terlihat saat Praka Muhammad Rossi, menghampiri sang istri yang sedang memasuki masa kehamilan tua untuk berpamitan. Praka Muhammad Rossi, dengan tegar memegang dan mengelus perut istrinya. Tak banyak yang diungkapkan prajurit itu kepada istrinya. Dia hanya berpesan agar sang istri menjaga kehamilan anak pertamanya itu.

(Voice – Praka Muhammad Rossi 1)


Sewaktu mendengar kalimat itu, Maryuni (Istri), langsung menunduk sayu. Meski tak bisa menahan tetes air mata, Maryuni (Istri), tetap terlihat tegar. Nampak, Maryuni (Istri), sesekali berusaha untuk senyum meski hatinya sedang sedih karena akan berpisah dengan suaminya dalam waktu yang cukup lama. Kesedihan Maryuni (Istri), bertambah begitu melihat lambaian tangan sang suami saat naik ke atas kendaraan angkutan militer. Menurut Praka Muhammad Rossi, momen paling sedih saat meninggalkan sang istri dalam keadaan hamil, adalah apabila tak dapat melihat langsung kelahiran anak pertamanya. Meski nanti nya dia tidak bisa menyaksikan kelahiran anak pertamanya, menurut Praka Muhammad Rossi, sebagai seorang prajurit sudah menjadi kewajiban untuk siap bertugas kapan saja untuk NKRI. Dia rela mengorbankan apa saja, termasuk jiwanya demi menjaga tanah air. Ungkap Praka Muhammad Rossi, kepada RPD Kutim.
(Voice – Praka, M. Rossi 2)


“Saya adalah prajurit, saya siap menjalankan tugas demi NKRI. Saya ikhlas walaupun nanti nya tidak bisa mendampingi istri saat melahirkan,” ungkapnya

Upacara pelepasan itu dipimpin langsung Komandan Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal 002, Bontang, Mayor Arhanud Rendi Tri Setyo Nugroho. Mayor Arhanud Rendi Tri Setyo Nugroho,  meminta kepada para prajurit yang menjalankan tugas negara untuk harus tetap disiplin dan waspada terhadap berbagai penyakit yang ada di tempat pelaksanaan tugas.

“Prajurit harus tetap disiplin. Menjaga sikap sebagai seorang prajurit, dan menjaga kesehatan,” ujarnya.

Sekedar diketahui, anggota prajurit Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal 002, Bontang, telah menjalankan tugas Misi Operasi Selain Perang (MOSP) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98, di wilayah Komando Distrik Militer 0909 Sangatta Selama satu bulan.
 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

94 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments