Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Diduga Tercemar, Sungai Bengalon Berwarna Hitam dan berbau Pekat

Diduga Tercemar, Sungai Bengalon Berwarna Hitam dan berbau Pekat

(62 Views) April 22, 2019 4:13 pm | Published by | No comment

Sangatta –  Setelah Meluapnya sungai Bengalon hampir sepekan berlalu membuat air sungai berbau pekat keruh berwarna hitam sampai hari ini belum ada perubahan sama sekali. bahkan air sungai Bengalon semakin berbau dan hitam pekat. Mengkonfirmasi kejadian tersebut, Kepala Desa Sepaso Induk Arimuddin menjelaskan, bahwa awalnya sungai Bengalon meluap akibat banjir yang memang sudah biasa terjadi. Tetapi pada saat air mulai surut, air sungai Bengalon berubah menjadi berbau dan sangat pekat tidak seperti biasanya. indikasinya adanya pencemaran limbah pabrik salah satu perusahaan sawit yang ada di Bengalon. namun dirinya tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut.  Lebih lanjut dirinya menerangkan, sejak dulu apabila banjir ataupu air sungai meluap tetapi tidak sampai membuat air sungai sampai berbau bahkan berubah warna sampai hitam pekat. dikatakan Arimuddin.

Sementara itu masyarakat merasa was was karena air yang mereka gunakan sehari hari berasal dari  air PDAM yang disuplai langsung dari air sungai Bengalon. Ada tiga desa yang berdampak langsung dari tercemarnya sungai Bengalon tersebut yaitu Desa Sepaso Induk, Sepaso Barat dan Sepaso Timur.

Voice  : Arimuddin

Sementara itu, dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Plt. kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur Aji Wijaya Efendi ditemui dikantornya hari ini menyatakan bahwa, pihaknya sudah melakukan kajian akibat dari indikasi tercemarnya air sungai Bengalon. namun untuk hasil kajian tersebut masih menunggu proses uji Lab. apabila tercemarnya Sungai Bengalon tersebut akibat dari limbah sawit, ada kemungkinan pabrik dari perusahaan tersebut bisa dihentikan.

Voice : Aji Wijaya Efendi

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Diduga Tercemar, Sungai Bengalon Berwarna Hitam dan berbau Pekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.