Menu Click to open Menus
Home » Pariwisata » Digelar Di Kutim, FGD Cagar Budaya Berlangsung 2 Hari

Digelar Di Kutim, FGD Cagar Budaya Berlangsung 2 Hari

(310 Views) April 25, 2018 6:48 pm | Published by | No comment

 

Sangatta- Kegiatan rapat koordinasi rakor focus group discussion (FGD), untuk melanjutkan penyusunan naskah nominasi warisan dunia, dari kegiatan sebelumnya di Samarinda, kini dilaksanakan di Kutai Timur. Pelaksanaan FGD, terkait pembahasan draft peraturan Bupati Kutai Timur tentang cagar budaya dan tahapan dossier untuk situs warisan dunia Karst Sangkulirang Mangkalihat, dilaksanakan selama dua hari, yang berlangsung di ruang Pelangi Dua, Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kutai Timur tersebut, dibuka Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang pada, Selasa, 24 April yang dihadiri oleh Bidang pelestarian cagat budaya dan permuseuman, Dinas kebudayaan Kutai Timur, Dinas Pariwisata Kutai Timur, serta unsur-unsur Pemerintahan Provinsi Kabupaten Berau,  Kabupaten Kutai Timur dan Stake Holder lainnya.

Dalam sambutannya Kasmidi meyampaikan, sebagaimana diketahui pada tahun lalu, Sangkulirang Rock Art telah meraih juara I, dalam ajang anugrah pesona Indonesia dari katagori situs sejarah terpopuler, dari Kementerian Pariwisata RI, memontum tersebut mendorong kita untuk selalau berupaya agar kedepan situs warisan dunia, karst Sangkulirang Mangkalihat yang meliputi wilayah Kabupaten Berau dan Kutai Timur akan ditetapkan menjadi warisan dunia oleh Unesco, terlebih pulau Kalimantan yang besar ini belum memiliki icon dunia.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan Kutai Timur, Iman Hidayat menyampaikan, dari Rakor FGD diharapkan bisa tersusun draf final, untuk peraturan Bupati Kutai Timur, tentang pelestarian dan pengelolaan cagar budaya di kawasan karst, Sangkulirang Mangkalihat, karena hal tersebut merupakan bahan sebagai dasar untuk mengusulkan ke tingkat provinsi yang dilanjutkan ke tingkat nasional yang akan ditangani oleh Dirjen Kebudayaan, dari Dirjen Kebudayaan akan mengirimkan ke pihak Unesco.

Dalam kesempatan tersebut Iman juga menyampaikan, Dinas Kebudayaan juga ingin mencapai pengakuan dari tarian dan pelas tanah yang dapat ditetapkan menjadi warisan budaya, karena kini kebudayaan didukung Undang-undang No. 5 Tahun 2017 Tentang kemajuan budaya yang baru saja keluar tahun lalu.

Voice : Khusnul Khotimah

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in: ,

No comment for Digelar Di Kutim, FGD Cagar Budaya Berlangsung 2 Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.