Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Diluar Kawasan Enclave, Ratusan Hektar Hutan TNK Sudah Dibabat Masyarakat

Diluar Kawasan Enclave, Ratusan Hektar Hutan TNK Sudah Dibabat Masyarakat

(499 Views) Mei 13, 2016 8:31 am | Published by | 2 Comments

Sangatta. Walaupun sudah ada kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) yang telah dilakukan enclave atau dialihfungsikan zona pemukiman sebanyak 7.816 hektar yang kini disebut sebagai zona putih, namun ternyata masih ada ratusan hektar hutan TNK diluar zona putih tersebut yang telah dirambah manusia khususnya warga yang bermukim di sekitar kawasan TNK tersebut.

Kepala Balai TNK Kutai Timur, Nur Patria, mengatakan bahwa dari luasan TNK lebih dari 190.000 hektar yang ada saat ini, lebih dari seratus hektar sudah dirambah manusia. Jumlah luasan ini tentu diluar kawasan TNK yang sudah menjadi zona putih. Kerusakan ini dominan akibat oleh kegiatan masyarakat, seperti pembukaan jalan, masuknya instalasi listik dan PDAM, tentu menyebabkan rusaknya kawasan hutan.

Lanjutnya,  walaupun perkiraan kerusakan kawasan hutan TNK tersebut tidak sampai melebihi 200 hektar, namun kedepan pihaknya tetap melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat tentang batawan wilayah TNK yang kini sudah bisa digarap masyarakat dan yang mana masih berstatus kawasan hutan dan tidak boleh digarap. Baik patroli rutin mengingatkan langsung dengan masyarakat dengan melakukan pendekatan secara persuasif, masyarakat diharapkan sadar dan mengerti bahwa sangat besarnya manfaat hutan yang ada sekarang untuk generasi mendatang.

Lebih jauh dikatakan Nur Patria, upaya persuasif terhadap warga yang saat ini merambah hutan TNK terus dilakukan. meski diakuinya jumlah personil Balai TNK sangat minim jika dibandingkan dengan kawasan hutan yang harus dijaga serta berbanding dengan masyarakat yang saat ini sudah bermukim di sekitar kawasan TNK.

Namun seandainya dengan komunikasi secara persuasif ini tetap tidak membuat masyarakat mengindahkan larangan tersebut, maka pihaknya pun tidak mau digantung dengan Undang-undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan (P3H), yang memberikan ancaman pidana kepada para pengrusak hutan, baik perorangan, korporasi maupun kepada pejabat pemberi kewenangan atau izin untuk membabat hutan.

 (Voice : Kepala Balai TNK Nur Patria – Ratusan Hektar Hutan TNK Dibabat Masyarakat)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments