Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dinilai Berlebihan, Diknas Kutim Ingatkan Sekolah Perihal Pungutan Perpisahan dan Jam Tambahan Belajar

Dinilai Berlebihan, Diknas Kutim Ingatkan Sekolah Perihal Pungutan Perpisahan dan Jam Tambahan Belajar

(411 Views) Januari 27, 2016 9:39 am | Published by | No comment

Sangatta. Jelang akhir tahun kalender akademik, tentu terjadi peningkatan aktivitas belajar mengajar khusunya bagi siswa kelas 9 atau kelas 12. Seperti diberlakukannya jam tambahan belajar bagi siswa untuk menghadapi ujian akhir nasional (UAN). Namun dengan bertambahnya jam belajar ini, disinyalir terjadinya pungutan yang dianggap terlalu tinggi dan membebankan orang tua siswa. Hal ini dicium langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Iman Hidayat.

Kepada awak media, dirinya menuturkan bahwa ada pungutan yang berlebihan yang dibebankan kepada orang tua siswa oleh pihak sekolah baik untuk penambahan jam pelajaran maupun untuk uang perpisahan. Bahkan dirinya sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah di Kutim untuk tidak melakukan pungutan berlebihan kepada orang tua siswa, baik untuk uang perpisahan maupun uang penambahan jam belajar.

Dengan tegas Iman mengatakan, jika pihak sekolah ingin menggelar acara perpisahan, buatlah yang sederhana namun memiliki kesan mendalam bagi siswa. Jangan dilakukan berlebihan sehingga terlalu membebankan bagi orang tua siswa, terutama untuk anggaran pelaksanaannya. Terlebih setelah lulus sekolah, siswa tersebut pasti ingin melanjutkan lagi ke jenjang pendidikan berikutnya. Sehingga pasti juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Sementara untuk pungutan tambahan jam pelajaran, dikatakan bisa saja asalkan dalam kewajaran. Dirinya menghitung-hitung, jika dalam tiga bulan terakhir pihak sekolah menggelar jam belajar tambahan, maka biaya yang bisa dibebankan kepada orang tua siswa sekita Rp 450 ribu. Maka tidak masuk akan jika ada sekolah yang memungut hingga di atas satu juta rupiah per siswa. Terlebih khusus kegiatan Tryout yang kini dilakukan sebanyak 4 kali, anggarannya disediakan sepenuhnya oleh Disdikbud Kutim, bukan oleh pihak sekolah.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments