Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Disnaker Kutim Minta Perusahaan Tidak Sporadis Pecat Karyawan

Disnaker Kutim Minta Perusahaan Tidak Sporadis Pecat Karyawan

(465 Views) September 16, 2015 9:09 am | Published by | No comment

Sangatta. Krisis ekonomi yang melanda dunia, termasuk Indonesia memberikan efek buruk terhadap kondisi perekonomian dan industri. Kondisi ini menyebabkan anjloknya harga jual batu bara dan kelapa sawit di tingkat dunia dan berimbas pada kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal oleh perusahaan yang ada, termasik beberapa perusahaan besar di Kutai Timur.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur Abdullah Fauzi, Pemerintah Kutim akan berupaya agar perusahaan baik tambang batubara maupun perusahaan perkebunan sawit yang ada di Kutim tidak melakukan pemecatan atau PHK secara massal dan sporadis terhadap karyawannya.

Lanjut Fauzi, dari data yang ada sejak bulan Januari hingga akhir Agustus 2015, tercatat sudah ada 174 karyawan dari 14 Perusahaan yang ada di Kutim, telah di PHK. Dari 174 karyawan ini, didominasi karyawan yang bekerja di perusahaan tambang batu bara. Sementara perusahaan perkebunan sawit belum terlalu signifikan.

Untuk mengantsipasi hal tersebut, Kamis (17/9) esok, pihaknya akan melakukan rapat terbatas dengan perwakilan beberapa perusahaan besar di Kutim untuk membahas antisipasi terjadinya PHK massal. Rapat ini juga merupakan persiapan rapat lanjutan bersama manajemen perusahaan se Kutai Timur yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Namun pada dasarnya, Pemerintah menekankan agar tidak terjadi pemecatan massal hanya akibat menurunnya jumlah produksi yang berimbas pada tidak mampunya membayar karyawan. Namun jika pemecatan diakibatkan karyawan tersebut melanggar kontrak kerja maka Pemerintah dapat memakluminya.

(voice)

Daopat diketahu dari data Disnaker Kutim, pada tahun 2011 ada sebanyak 246 karyawan yang di PHK, tahun 2012 sebanyak 608 orang karyawan di PHK. Pada tahun 2013 ada sebanyak 666 orang karyawan di PHK dan pada tahun 2014 ada sebanyak 232 orang karyawan di PHK. Sementara sejak Januari hingga akhir Agustus 2015, tercatat sebanyak 174 orang Karyawan sudah mengalami PHK. Dengan demikian, dalam kurun lima tahun terakhir sudah ada 1.926 orang karyawan di Kutim mengalami PHK.

 —————————-

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments